BORNEONEWS, Palangka Raya – Jubir Dapil II DPRD Kota Palangka Raya, Erlan Audri, mengumumkan hasil kegiatan reses yang telah dilaksanakan di dua kelurahan wilayahnya, yaitu Kelurahan Menteng dan Kelurahan Palangka.
Kegiatan yang berfokus pada peninjauan langsung kondisi lapangan berhasil mengumpulkan total 48 usulan aspirasi dari masyarakat.
Di Kelurahan Menteng, proses reses dilakukan dengan melakukan peninjauan langsung terhadap Puskesmas Menteng sebagai salah satu fasilitas kesehatan utama di wilayah tersebut.
Selama kunjungan dan diskusi dengan warga, tim DPRD Dapil II berhasil mengumpulkan sebanyak 27 usulan yang mencakup berbagai permasalahan dan harapan masyarakat terkait pelayanan publik di daerah tersebut.
Sementara itu, di Kelurahan Palangka, kegiatan reses difokuskan pada peninjauan bank sampah yang telah beroperasi untuk mengelola limbah di wilayah tersebut. Dari hasil diskusi dengan tokoh masyarakat dan warga sekitar, terkumpul sebanyak 21 usulan yang sebagian besar menyangkut prasarana umum dan kebersihan lingkungan.
"Peninjauan langsung ini membantu kita memahami kondisi sebenarnya yang dihadapi masyarakat," ujar Erlan Audri, Rabu, 17 Desember 2025.
Erlan menjelaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan reses adalah untuk mewujudkan komunikasi dua arah antara masyarakat dan anggota Dewan. Melalui kegiatan ini, anggota DPRD dapat langsung menangkap aspirasi serta memberikan pemahaman terkait kebijakan pemerintah kepada warga.
Selain itu, reses juga berfungsi sebagai sarana evaluasi dan pemantauan kinerja pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Berdasarkan hasil pengolahan seluruh usulan yang terkumpul, terdapat kesimpulan yang jelas terkait prioritas pembangunan di wilayah Dapil II.
Ketiga sektor utama yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki adalah prasarana jalan raya, sistem drainase, serta fasilitas dan pelayanan kesehatan. Sektor ini menjadi fokus utama karena menjadi kebutuhan mendasar yang sangat dirasakan oleh masyarakat sehari-hari.
Permasalahan drainase menjadi sorotan khusus setelah banyak masyarakat mengajukan usulan terkait pemeliharaan saluran air. Sebagian besar warga menyampaikan permintaan agar saluran drainase dibersihkan secara berkala, terutama menjelang musim hujan yang akan tiba.
Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya genangan air yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko penyakit.
Erlan Audri menambahkan bahwa seluruh usulan yang terkumpul telah didokumentasikan secara rinci dan akan disampaikan kepada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk diikuti upaya tindak lanjut.
Pihaknya juga akan melakukan pemantauan berkala terhadap proses penanganan usulan tersebut agar dapat terealisasikan sesuai dengan harapan masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat tidak hanya menjadi catatan, tetapi benar-benar dijadikan dasar untuk perbaikan dan pembangunan di wilayah Dapil II," tegas Erlan.
Ia mengajak masyarakat untuk terus aktif dalam memantau dan memberikan masukan agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal. (MARINI/j)









