PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Debora Holdae Veronila Lesa, mengatakan pengelolaan sampah dengan mengusulkan pembangunan depo sampah baru di kawasan Jalan Lamtoro Gung.

Usulan ini muncul setelah ditemukan bahwa tempat pembuangan sampah yang ada saat ini sudah tidak mampu menampung volume sampah rumah tangga yang dihasilkan oleh masyarakat sekitar.

Menurut Debora, kondisi tempat pembuangan sampah yang ada saat ini telah mencapai kapasitas maksimal. Volume sampah rumah tangga yang dihasilkan setiap hari oleh warga di sekitar Jalan Lamtoro Gung dan wilayah sekitarnya terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah rumah tangga dan aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

"Sampah yang tidak terkelola dengan baik mulai menumpuk di sekitar lokasi pembuangan yang ada, bahkan beberapa bagian menyebar ke area jalan raya dan pekarangan warga," ungkap Debora, Rabu, 17 Desember 2025.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan masalah kesehatan masyarakat dan pencemaran lingkungan.

Selain kapasitas yang tidak memadai, Debora menambahkan bahwa lokasi tempat pembuangan saat ini juga kurang strategis dan tidak dilengkapi dengan fasilitas pengelolaan yang memadai. 

Hal ini menyebabkan proses pengangkutan dan pengolahan sampah menjadi tidak efisien, sehingga sering terjadi penumpukan sampah dalam waktu yang cukup lama sebelum dapat diangkut ke tempat pembuangan akhir.

Usulan pembangunan depo sampah baru di Jalan Lamtoro Gung juga didukung oleh aspirasi langsung dari masyarakat sekitar. Banyak warga yang telah menyampaikan kekhawatiran mereka terkait akumulasi sampah dan dampaknya terhadap kualitas hidup di lingkungan tempat tinggal mereka.

Debora menjelaskan bahwa depo sampah baru yang diusulkan akan dirancang dengan kapasitas yang lebih besar dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti tempat penyimpanan sementara, area pemilahan sampah, serta sarana kebersihan yang memadai. 

Lokasi yang diusulkan di Jalan Lamtoro Gung dipilih karena dianggap strategis dan mudah dijangkau oleh armada pengangkut sampah dari berbagai wilayah sekitarnya.

"Kita akan mengusulkan agar pembangunan depo sampah baru ini menjadi bagian dari program kerja Pemerintah Kota Palangka Raya pada tahun depan," tegas Debora. 

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya serta pihak terkait lainnya untuk menyusun perencanaan teknis dan menghitung kebutuhan anggaran yang diperlukan.

Debora juga menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang baik adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Ia mengajak warga untuk terus aktif dalam program pengelolaan sampah seperti pemilahan sampah di sumber dan penggunaan fasilitas pembuangan yang telah disediakan.

"Dengan adanya depo sampah baru yang memadai, kita berharap pengelolaan sampah di kawasan ini dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," pungkasnya. (MARINI/j)