BORNEONEWS, Pangkalqn Bun - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melaksanakan kunjungan kerja (reses) masa sidang pertama Tahun 2025/2026 di Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Selasa, 16 Desember 2025.
Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menindaklanjuti berbagai permasalahan pembangunan di tingkat kelurahan.
Reses tersebut dipimpin Ketua DPRD Kobar Mulyadin, didampingi Wakil Ketua II Rudi Imam Gunawan. Turut hadir anggota DPRD Kobar Daerah Pemilihan (Dapil) I, yaitu Reformas Agung Gumelar, M. Yasir Fajar Afrizal, Ade Rido Hadi, Abdul Rahman, Ali Rahmat dan Yayang Desyareni.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri unsur kecamatan, perwakilan Kasi PMDK Jayus, Lurah Mendawai Muhammad Aswin Musani, seluruh ketua RT se-Kelurahan Mendawai, tokoh masyarakat, serta staf kelurahan.
Ketua DPRD Kobar Mulyadin, Rabu, 17 Desember 2025 menjelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah menghadapi kondisi efisiensi anggaran yang berdampak pada sejumlah program kerja. Namun demikian, ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat tetap menjadi prioritas utama DPRD.
“Memang ada keterbatasan anggaran, sehingga tidak semua program bisa langsung direalisasikan. Namun aspirasi masyarakat Kelurahan Mendawai tetap kami catat dan akan menjadi bahan penting dalam perencanaan pembangunan yang berkelanjutan,” jelas Mulyadin.
Mulyadin mengatakan, hasil reses ini akan dilaporkan secara resmi dan menjadi dasar pembahasan lebih lanjut dalam rapat-rapat DPRD, khususnya terkait penganggaran.
Wakil Ketua II DPRD Kobar Rudi Imam Gunawan menegaskan komitmen pimpinan dan anggota dewan untuk memperjuangkan aspirasi warga yang bersifat realistis dan memiliki dampak langsung bagi masyarakat.
“Kami akan mengawal aspirasi yang disampaikan agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar dan kesejahteraan warga,” jelas Rudi Imam Gunawan.
Hal senada disampaikan anggota DPRD lainnya yang hadir, bahwa reses menjadi momentum penting untuk mendengar langsung suara masyarakat agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kondisi di lapangan.
Pada kesempatan tersebut, Lurah Mendawai Muhammad Aswin Musani memaparkan data lapangan serta gambaran kondisi wilayahnya. Ia juga menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan yang dinilai paling dibutuhkan masyarakat Kelurahan Mendawai.
“Kami menyampaikan kondisi riil di lapangan, termasuk permasalahan dan kebutuhan warga, agar menjadi pertimbangan DPRD dalam menyusun program pembangunan ke depan,” jelas Lurah.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, masyarakat yang diwakili para ketua RT menyampaikan berbagai aspirasi. Di antaranya perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, kebutuhan fasilitas pendidikan, pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan, serta dukungan terhadap program sosial dan ekonomi masyarakat.
Menutup kegiatan reses, pimpinan rombongan menegaskan mekanisme pelaporan hasil reses serta langkah tindak lanjut yang akan dilakukan, termasuk pengumpulan data pendukung untuk penyusunan proposal yang nantinya dibahas dalam rapat penganggaran DPRD.
Masyarakat juga diarahkan mengenai tata cara penyampaian aspirasi lanjutan agar prosesnya berjalan transparan dan terukur. Kehadiran unsur kecamatan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat mempermudah koordinasi lanjutan antara kelurahan dan Pemkab Kobar. (WAHYU KRIDA/y)









