BORNEONEWS, Pulang Pisau - Tim Komunikasi Borneo Orangutan Survival Foundation atau BOSF Nyaru Menteng melaksanakan sosialisasi edukasi konservasi kepada siswa SMAN 1 Jabiren Raya melalui program Orangutan Go To School pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan orangutan secara lebih dekat kepada pelajar, khususnya terkait karakteristik dan perilaku satwa endemik Kalimantan tersebut.
Tim Komunikasi BOSF Nyaru Menteng, Hermansyah, menyampaikan materi seputar karakteristik orangutan yang perlu dipahami oleh anak-anak sejak dini. Ia menjelaskan tentang ciri fisik, kebiasaan hidup, pola makan, hingga peran penting orangutan dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.
“Anak-anak perlu mengenal dan mempelajari karakteristik orangutan agar tumbuh rasa peduli dan tanggung jawab untuk ikut menjaga kelestariannya,” ujar Hermansyah saat memberikan sosialisasi di hadapan siswa.
Menurutnya, pemahaman yang baik tentang orangutan akan membantu siswa melihat bahwa satwa tersebut bukan sekadar ikon Kalimantan, melainkan bagian penting dari ekosistem yang harus dilindungi bersama. Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa.
"Edukasi konservasi melalui sekolah menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran jangka panjang," tuturnya.
Generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan menerapkan nilai-nilai pelestarian alam.
Para siswa SMAN 1 Jabiren Raya tampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan ketertarikan terhadap kehidupan orangutan dan upaya-upaya konservasi yang dilakukan BOSF.
Melalui kegiatan ini, BOSF Nyaru Menteng berharap pengetahuan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga keberlangsungan hidup orangutan dan kelestarian hutan Kalimantan. (TESTI PRISCILLA/y)









