JEPARA –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menerima pasokan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-El) sebanyak 2.000 keping.

Pengiriman ini direspons cepat mengingat stok blanko KTP sebelumnya hanya tersisa 1.000 keping akibat tingginya permohonan administrasi pada masa menjelang akhir tahun dan liburan.

“Rata-rata per hari ada 200 jiwa yang mengurus administrasi KTP. Dengan stok blanko yang ada, diperkirakan hanya bisa bertahan lima hari saja,” kata Kepala Disdukcapil Kotim, Wiyono, Rabu, 17 Desember 2025.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pihak Disdukcapil langsung mengkoordinasikan kebutuhan blanko tersebut ke Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil), karena stok di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah telah habis.

“Melihat ketersediaan blanko menipis, kami langsung berkoordinasi ke pusat. Alhamdulillah kita diberi 2.000 keping,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, lima hari sebelumnya pihaknya telah mengajukan permohonan sebanyak 4.000 keping blanko mengingat ketersediaan blanko menipis sementara permohonan administrasi cukup tinggi menjelang akhir tahun. Namun blanko yang diterima oleh pihaknya baru separuhnya.

Dengan pengiriman ini, Wiyono menegaskan bahwa warga tidak perlu khawatir jika pelayanan perekaman maupun pencetakan KTP-El akan terhambat, baik bagi warga yang baru pertama kali melakukan perekaman identitas maupun yang membutuhkan pergantian dokumen seperti KTP hilang atau rusak.

“Blanko ini setidaknya bisa membantu warga yang belum punya KTP, maupun yang dokumennya rusak atau hilang menjelang akhir tahun dan setelah awal tahun nanti,” jelasnya.

Disdukcapil Kotim terus berupaya memastikan seluruh kebutuhan warga terkait administrasi kependudukan dapat terpenuhi dengan baik, terutama di tengah meningkatnya permintaan pada masa-masa sibuk ini. (DEVIANA/R)