SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Wakil Bupati (Wabup) Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati mendorong budaya gemar makan ikan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan pola konsumsi pangan bergizi. 

“Gerakan memasyarakatkan makan ikan bertujuan mempercepat peningkatan konsumsi ikan nasional sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujar Irawati saat kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) di Atrium Citimall Sampit, Rabu, 17 Desember 2025.

Ia menegaskan, peningkatan konsumsi ikan bukan hanya menjadi tanggung jawab instansi kelautan dan perikanan. Tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Meski tren konsumsi ikan secara nasional maupun daerah terus mengalami peningkatan, pemerataan konsumsi di semua lapisan masyarakat masih menjadi tantangan.

Pemkab Kotim secara konsisten mendorong peningkatan konsumsi ikan melalui berbagai cara, mulai dari imbauan, penyuluhan kepada kelompok perikanan dan nelayan, hingga pelaksanaan kegiatan GEMARIKAN yang menyasar masyarakat luas.

GEMARIKAN bertujuan membangun budaya gemar makan ikan di tengah masyarakat Kotim. Konsumsi ikan dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan dan kecerdasan pada seluruh kelompok usia.

Melalui kolaborasi Dinas Perikanan dan Bunda PAUD Kabupaten Kotim, kegiatan GEMARIKAN kali ini mengusung tema protein ikan untuk generasi emas. Tema tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat, keterampilan pengolahan ikan, serta mendorong peningkatan konsumsi ikan secara berkelanjutan.

“Peran serta masyarakat untuk sadar gemar makan ikan akan menciptakan pola hidup sehat. Ikan mengandung lemak rendah non-kolesterol yang membantu mencegah penyakit jantung, diabetes, stroke, dan tekanan darah tinggi,” katanya.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Kotim untuk membiasakan hidup sehat melalui konsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

Dalam gerakan GEMARIKAN, peran Bunda PAUD dinilai sangat strategis. Irawati berharap Bunda PAUD terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang kemudian dapat ditularkan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Kita berharap masyarakat Kotawaringin Timur yang sehat, tangguh, cerdas, dan berdaya saing dapat segera terwujud,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kotim, Ahmad Sarwo Oboy, menegaskan GEMARIKAN merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah yang telah dirancang dan dianggarkan setiap tahun.

“Ini salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah, khususnya Dinas Perikanan. GEMARIKAN merupakan agenda rutin tahunan yang didukung anggaran dan dilaksanakan bersama Bunda PAUD serta TK-TK di seluruh wilayah Kotim,” ucapnya.

Ia berharap melalui gerakan tersebut, anak-anak sejak usia dini terbiasa mengonsumsi ikan secara rutin. Kandungan protein ikan yang tinggi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Manfaatnya sangat besar karena proteinnya tinggi dan sangat baik untuk tumbuh kembang anak,” tambahnya.

Selain meningkatkan kesehatan generasi muda, GEMARIKAN juga diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor perikanan daerah. Meningkatnya konsumsi ikan diyakini akan mendorong peningkatan produksi ikan di Kotim.

“Jika konsumsi ikan meningkat, maka produksi ikan juga akan bertambah. Itu menjadi harapan besar dari program ini,” kata Oboy.

Kesadaran masyarakat terhadap manfaat ikan kini semakin baik. Banyak orang tua telah menjadikan ikan sebagai menu utama bagi anak-anak mereka.

“Alhamdulillah, sekarang rata-rata orang tua sudah paham manfaat ikan. Ikan sudah menjadi menu utama anak-anak, baik pagi maupun siang, karena sangat baik untuk tumbuh kembang mereka,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)