BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya yang juga anggota dewan dari Dapil III, Basirun B Sahepar, mengatakan, hasil reses yang mengungkapkan kebutuhan mendesak akan peningkatan jalan desa Talio yang meliputi RT.02, RT.03, dan RW.02 Kelurahan Tanjung Pinang.
Jalan sepanjang 7.500 meter tersebut dalam kondisi rusak parah dan sering tenggelam ketika sungai meluap, sehingga direkomendasikan untuk dilakukan peninggian badan jalan secara menyeluruh.
Menurut Basirun B Sahepar, kondisi jalan desa Talio saat ini telah mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari. Banyak warga yang mengaku kesulitan dalam melakukan mobilitas karena jalan tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor roda empat, bahkan beberapa bagian juga sulit ditempuh oleh sepeda motor akibat lubang dan permukaan jalan yang tidak rata.
"Saat musim kemarau, jalan sudah dalam kondisi rusak yang cukup parah, namun ketika musim hujan tiba dan sungai meluap, sebagian besar ruas jalan akan terendam air hingga ketinggian yang cukup dalam," ungkap Basirun, Rabu , 17 Desember 2025.
Kondisi ini sering menyebabkan pemutusan akses bagi masyarakat yang tinggal di kawasan sekitar, membuat mereka kesulitan untuk pergi bekerja, sekolah, atau mengakses fasilitas publik seperti puskesmas dan pasar.
Selain masalah kerusakan dan genangan air, Basirun menambahkan bahwa kondisi jalan yang buruk juga berdampak pada perekonomian masyarakat. Banyak petani dan pedagang lokal yang kesulitan dalam mengangkut hasil panen dan barang dagangan ke pasar karena kendaraan tidak bisa melewati jalan tersebut, sehingga menyebabkan kerugian ekonomi bagi mereka.
Hasil reses menunjukkan bahwa permintaan untuk memperbaiki dan meningkatkan jalan desa Talio telah menjadi harapan bersama masyarakat di Kelurahan Tanjung Pinang. Banyak warga yang menyampaikan bahwa mereka telah lama menunggu perbaikan jalan tersebut agar aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Basirun B Sahepar mengungkapkan bahwa pihaknya telah merekomendasikan kepada Pemerintah Kota Palangka Raya untuk melakukan peninggian badan jalan sebagai solusi utama.
Selain itu, juga diusulkan untuk melakukan perbaikan permukaan jalan dengan menggunakan bahan yang lebih tahan lama serta membangun sistem drainase yang memadai untuk mengantisipasi genangan air saat sungai meluap.
"Kita akan memastikan bahwa usulan ini masuk dalam daftar prioritas pembangunan infrastruktur tahun depan," tegas Basirun.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palangka Raya untuk menyusun perencanaan teknis dan menghitung kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk proyek peningkatan jalan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Basirun mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan masukan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan proyek pembangunan.
Ia menegaskan bahwa peningkatan jalan desa Talio tidak hanya akan meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi dorongan bagi pertumbuhan ekonomi lokal di kawasan Kelurahan Tanjung Pinang.
"Infrastruktur yang baik adalah dasar bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (MARINI/j)









