BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah telah memetakan sebanyak 42 lokasi rawan kecelakaan lalu lintas menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Pada hari ini kami bersama Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran beserta stakeholder lainnya melakukan rapat gabungan untuk mengamankan jalannya perayaan Nataru 2026," kata Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kamis, 18 Desember 2025.
Dia mengungkapkan, 42 daerah rawan kecelakaan tersebut tersebar di berbagai kabupaten dan kota, antara lain Kota Palangka Raya (7 titik), Kabupaten Gunung Mas (1 titik), Murung Raya (5 titik), Barito Utara (6 titik), Barito Selatan (1 titik), Barito Timur (3 titik), Pulang Pisau (5 titik), Kapuas (1 titik), Seruyan (3 titik), Kotawaringin Timur (5 titik), Sukamara (3 titik), Lamandau (2 titik), dan Katingan (1 titik).
"Pemetaan ini dilakukan untuk memberikan keamanan bagi masyarakat Kalimantan Tengah yang ingin merayakan Nataru ," ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga telah memetakan 35 kawasan rawan kemacetan pada perayaan yang sama. Titik-titik tersebut berada di Kota Palangka Raya (2 titik), Gunung Mas (1 titik), Murung Raya (3 titik), Barito Utara (2 titik), Barito Selatan (2 titik), Barito Timur (3 titik), Pulang Pisau (3 titik), Kapuas (3 titik), Seruyan (3 titik), Kotawaringin Barat (1 titik), Lamandau (1 titik), Kotawaringin Timur (3 titik), dan Katingan (1 titik).
"Untuk mengantisipasi kecelakaan dan kemacetan itu, Polda Kalimantan Tengah menyiapkan sebanyak 56 pos, yang merupakan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu," ujar Iwan.
Dia menekankan, untuk menyukseskan perayaan Natarudi Kalteng, pihaknya memperkuat koordinasi dan sinergi bersama pemerintah provinsi, Basarnas Palangka Raya, BNNP Kalteng, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, serta BPOM Palangka Raya.
Pemetaan ini juga sebagai langkah awal untuk melaksanakan Operasi Lilin Telabang 2025 sehingga dapat memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Tentu kami berharap seluruh masyarakat Kalimantan Tengah dapat merayakan Nataru 2026 ini dengan penuh damai dan suka cita," pungkasnya. (PATHUR/j)









