BANJARBARU –

BORNEONEWS, Banjarbaru – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) memperkuat keandalan sistem kelistrikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sekaligus memastikan kesiapan pasokan listrik pada pelaksanaan haul lima Rajab di Sekumpul, Martapura.

Penguatan jaringan tersebut dilakukan melalui Gerakan Akselerasi Serentak (GAES) dengan metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), yang memungkinkan pemeliharaan jaringan tanpa pemadaman listrik.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengatakan langkah ini merupakan upaya antisipatif untuk menjaga kelancaran seluruh aktivitas masyarakat di akhir tahun.

“PLN memastikan suplai listrik tetap andal sehingga seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, baik keagamaan maupun ekonomi, dapat berjalan tanpa gangguan,” ujar Iwan di Banjarbaru, Kamis, 18 Desember 2025.

Ia menjelaskan, metode PDKB menjadi inovasi penting PLN dalam menjaga kontinuitas layanan, karena pekerjaan pemeliharaan dilakukan saat jaringan tetap bertegangan.

“Petugas bekerja, masyarakat tetap beraktivitas normal. Pelayanan publik, kegiatan usaha, dan aktivitas sosial tidak terganggu,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan GAES PDKB tersebut, PLN mengerahkan 47 personel dari enam tim PDKB se-Kalselteng dengan target 144 titik pekerjaan, didukung enam unit mobil High Voltage Insulated Skylift untuk memastikan aspek keselamatan dan efisiensi kerja.

Iwan juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan peningkatan keandalan jaringan listrik, khususnya menjelang momentum besar.

“Kami mengapresiasi dukungan seluruh pemangku kepentingan yang selalu hadir dan berkolaborasi dalam setiap kegiatan GAES di wilayah Kalselteng,” katanya.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat berperan dalam kelancaran pemeliharaan jaringan, terlebih menjelang agenda yang membutuhkan kesiapan infrastruktur maksimal.

Selain menghadapi Natal dan Tahun Baru, PLN secara khusus menyiapkan penguatan sistem kelistrikan untuk haul lima Rajab di Sekumpul, yang diperkirakan akan dihadiri jutaan jemaah.

“Sekumpul merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan terbesar di Indonesia. PLN berkomitmen memberikan dukungan penuh melalui pasokan listrik yang stabil dan andal,” ucap Iwan.

PLN juga memastikan kesiapan personel siaga, pengawasan beban puncak, serta skema respons cepat jika terjadi lonjakan kebutuhan listrik selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Masyarakat dan SDM Kabupaten Banjar, Dr. Mada Teruna, mengapresiasi pelaksanaan GAES PDKB yang dinilai strategis bagi kepentingan publik.

“Pekerjaan ini memiliki risiko tinggi, namun kami percaya PLN telah mempersiapkan semuanya dengan matang. Terima kasih atas dedikasi PLN dalam menjaga kelistrikan dan mendukung kelancaran haul lima Rajab,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Banjar menilai kehadiran PLN dalam memastikan stabilitas listrik menjadi bagian penting dari pelayanan publik, mengingat haul lima Rajab merupakan agenda besar yang melibatkan jutaan jemaah dan membutuhkan sistem kelistrikan yang prima.

PLN UID Kalselteng berharap, pelaksanaan GAES PDKB di wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan keandalan jaringan, sehingga layanan kelistrikan tetap optimal menghadapi berbagai agenda besar masyarakat hingga akhir tahun.

ANTARA