BORNEONEWS, Palangka Raya - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Cabang Kalimantan Tengah melakukan audiensi dengan Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran, di Istana Isen Mulang, Palangka Raya pada Kamis, 18 Desember 2025. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara pelaku usaha perkebunan sawit dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Sekretaris Eksekutif GAPKI Cabang Kalimantan Tengah, Rawing Rambang, yang menyampaikan notulen pertemuan tersebut menjelaskan bahwa audiensi dipimpin langsung oleh Ketua GAPKI Kalteng Au Rizky Djaya, didampingi sejumlah pengurus GAPKI Cabang Kalimantan Tengah.
“Dalam pertemuan itu, Ketua GAPKI menyampaikan beberapa program kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang 2025, sekaligus rencana program yang akan dijalankan pada tahun 2026,” ujar Rawing Rambang kepada Borneonews pada Jumat, 19 Desember 2025.
Menurut Rawing, GAPKI Kalteng juga menegaskan dukungan penuh terhadap berbagai program dan kegiatan yang direncanakan maupun telah dilaksanakan oleh Gubernur Kalimantan Tengah, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan daerah, peningkatan investasi, serta keberlanjutan sektor kelapa sawit.
Selain itu, GAPKI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan yang selama ini diberikan kepada dunia usaha. Dukungan tersebut dinilai berdampak positif terhadap iklim usaha dan investasi yang semakin kondusif, terutama di sektor perkebunan kelapa sawit.
Rawing menambahkan, Gubernur Kalimantan Tengah dalam arahannya berpesan agar GAPKI dan perusahaan anggota dapat terus berkolaborasi dan bekerja sama dengan pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten, serta berperan aktif membantu masyarakat di sekitar wilayah perkebunan.
“Gubernur juga menekankan pentingnya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat lokal, khususnya masyarakat Dayak, untuk berperan serta dan bekerja di lingkungan perusahaan sebagai wujud semangat kebersamaan atau menggatang utus,” jelas Rawing.
Lebih lanjut disampaikan, Gubernur berharap agar komunikasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha dapat terus terjaga. Dengan komunikasi dan kolaborasi yang baik, pembangunan daerah diharapkan berjalan seimbang, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah secara luas.(TESTI PRISCILLA/j)









