BORNEONEWS, Tamiang Layang - Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2025 di Kabupaten Barito Timur dimaknai dengan aksi nyata. Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama masyarakat turun langsung melaksanakan gotong royong kebersihan lingkungan, Jumat, 19 Desember 2025.
Aksi tersebut menjadi wujud kepedulian sosial dan kebersamaan lintas elemen. Kegiatan itu dilaksanakan secara serentak, tidak hanya di wilayah perkotaan Tamiang Layang, tetapi juga menjangkau desa dan kelurahan di seluruh kecamatan.
Gotong royong difokuskan pada pembersihan parit dan drainase, gorong-gorong, serta penanganan sampah yang berpotensi menghambat aliran air dan mencemari lingkungan.
Di dalam Kota Tamiang Layang, sejumlah titik strategis menjadi sasaran kegiatan, antara lain kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), Pasar Tamiang Layang, lingkungan RSUD Tamiang Layang, hingga area perkantoran organisasi perangkat daerah (OPD).
Sejak pagi, ASN dan warga tampak bahu-membahu membersihkan lingkungan di sekitar lokasi tersebut.
Pelaksanaan gotong royong ini melibatkan ASN dari seluruh OPD, serta unsur pilar sosial seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Karang Taruna, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dan masyarakat setempat.
Sementara di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan, kegiatan dikoordinir oleh camat serta kepala desa atau lurah dengan melibatkan unsur Muspika dan warga sesuai wilayah masing-masing.
Bupati Barito Timur, M Yamin, menegaskan bahwa kegiatan gotong royong dalam rangka HKSN 2025 merupakan simbol kuatnya kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat.
“Gotong royong ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Bupati berharap momentum HKSN 2025 dapat menjadi pengingat pentingnya solidaritas sosial dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan adalah tugas bersama. Jika dilakukan secara berkelanjutan, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









