BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) berharap peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2025 mendorong aksi nyata kepedulian sosial.
“Saya berharap peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional tahun 2025 ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi mampu menumbuhkan aksi nyata dan kepedulian yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Staf Ahli Bupati Kotim Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Rafiq Riswandi, Jumat, 19 Desember 2025.
Hal itu ia sampaikan saat peringatan HKSN yang digelar di Sekolah Rakyat yang berada di kawasan Islamic Center.
Peringatan HKSN 2025 mengusung tema solidaritas tanpa batas, menuju Indonesia emas. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya meneguhkan kembali nilai-nilai luhur bangsa, seperti gotong royong, kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurut Rafiq, kesetiakawanan sosial merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam pembangunan daerah, terlebih di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi saat ini, seperti kemiskinan, perlindungan kelompok rentan, hingga dampak bencana.
Ia juga menyinggung bencana yang baru-baru ini terjadi di Sumatera Utara sebagai pengingat bahwa ketangguhan suatu daerah tidak hanya diukur dari infrastrukturnya, tetapi dari seberapa cepat masyarakat saling mengulurkan tangan saat bencana terjadi.
“Gotong royong adalah identitas bangsa. Melihat relawan, tenaga medis, dan masyarakat bahu-membahu menyelamatkan sesama membuktikan bahwa nilai kesetiakawanan sosial masih hidup dan mengakar kuat,” tambahnya.
Melalui momentum HKSN 2025, Rafiq mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, relawan sosial, hingga generasi muda untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam menumbuhkan kepedulian sosial.
“Mari kita jadikan nilai kesetiakawanan sosial sebagai kekuatan bersama dalam mewujudkan Kabupaten Kotawaringin Timur yang maju dan berkeadilan sosial,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kotim Hawianan menjelaskan, peringatan HKSN bertujuan menumbuhkan jiwa kebersamaan, kesetiakawanan, kerelaan berkorban, serta sikap saling tolong-menolong antar sesama.
Pada peringatan HKSN 2025 ini, Dinas Sosial Kotim melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya gotong royong di lingkungan Sekolah Rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pelayanan donor darah sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial.
“Kegiatan HKSN ini juga akan kami laporkan melalui link resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai laporan kepada Menteri Sosial, untuk ditampilkan pada puncak peringatan HKSN 2025 tingkat nasional,” jelas Hawianan.
Ia berharap peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ini semakin memperkuat semangat solidaritas dan komitmen bersama dalam mewujudkan kesejahteraan sosial serta meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur.
"Semoga melalui peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ini, kita semakin memperkuat semangat dan solidarita kita dalam mewujudkan kesejahteraan sosial dan memberikan pelayanan serta manfaat bagi masyarakat Kotim," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









