BANJARBARU –

BORNEONEWS, Banjarbaru - PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) memastikan sistem kelistrikan berada dalam kondisi aman dan andal menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga Kelistrikan sekaligus penetapan masa siaga nasional yang berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik selama momen akhir tahun.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengatakan kondisi pasokan listrik saat ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat. PLN menyiapkan daya mampu pembangkit sebesar 1.197 megawatt (MW), sementara prediksi beban puncak diperkirakan berada di kisaran 951 MW.

“Dengan selisih tersebut, cadangan daya masih tersedia dan cukup untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama Natal dan Tahun Baru,” ujar Iwan di Banjarbaru, Jumat, 19 Desember 2025.

Selain kesiapan daya, PLN UID Kalselteng juga memperkuat keandalan jaringan melalui pemeliharaan preventif yang dilakukan secara konsisten sepanjang tahun. Salah satunya melalui Gerakan Akselerasi Serentak Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (GAES PDKB) di berbagai wilayah.

Melalui metode tersebut, pemeliharaan jaringan dapat dilakukan tanpa memadamkan listrik pelanggan, sehingga kontinuitas pasokan tetap terjaga.

“GAES PDKB kami laksanakan di seluruh kota besar di wilayah Kalselteng sejak awal tahun untuk memastikan jaringan tetap prima, terutama saat periode Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.

Dari sisi sumber daya manusia, PLN UID Kalselteng menyiagakan 1.949 personel gabungan, terdiri atas pegawai PLN, tenaga teknis lapangan, serta Tim PDKB. Ribuan personel tersebut disebar di 38 posko siaga, dengan pengawasan khusus di 85 gereja dan 102 titik VVIP yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Untuk mendukung respons cepat di lapangan, PLN juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung, antara lain 251 unit mobil, 140 unit sepeda motor, 33 Gardu Bergerak, tujuh mobil crane, 49 unit UPS, 39 genset, serta tiga unit Kabel Bergerak.

Tak hanya itu, PLN memastikan keandalan pasokan listrik di 20 lokasi Unit Listrik Desa (ULD) dengan ketersediaan bahan bakar yang mencukupi hingga 14 hari ke depan. Sebanyak 73 unit SPKLU juga disiagakan untuk melayani kebutuhan kendaraan listrik selama 24 jam.

“Dengan kesiapan ini, kami berharap masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan khidmat tanpa gangguan kelistrikan,” tutup Iwan.