BORNEONEWS, Kasongan - Ratusan peserta parade Natal 2016 yang digelar oleh Panitia Hari Besar Keagamaan (PHBK) Kristen Kabupaten Katingan diimbau turut mendoakan bangsa Indonesia agar tetap dalam suasana aman, tenteram dan damai. Hal ini mengemuka saat Wakil Bupati Katingan, Sakariyas melepas peserta parade Natal di halaman kantor eks Bupati Katingan Jalan Tumbang Liting, Kasongan, Kamis (1/12/2016) sore.

"Parade Natal ini juga dirangkai aksi simpati doa bersama penyalaan 1.000 lilin bagi bangsa dan negara Republik Indonesia agar tetap dalam suasana aman, tenteram dan damai," tutur Wakil Bupati Sakariyas.

Atas nama pribadi dan pemerintah, Wabup Sakariyas mengucapkan selamat Hari Raya Natal 2016 kepada umat Kristiani. "Dan saat ini kita melihat sendiri kondisi bangsa Indonesia dalam kondisi baik. Untuk itu suasa yang damai ini harus tetap kita pertahankan," katanya.

Menurut ketua panitia parade Natal Kabupaten Katingan Sarman Molilo, parade Natal 2016 ini dirangkai dengan doa dan penyalaan 1.000 lilin.

"Jadi setelah finish di Bundaran Kantor Bupati Katingan para peserta parade berkumpul dan menyalakan 1.000 lilin untuk bersama-sama berdoa untuk bangsa Indonesia ini," katanya.

Sarman mengatakan situasi politik yang ada di Ibukota Indonesia Jakarta menuntut semua elemen masyarakat terlibat dalam menjaga keamanan dan berdoa untuk menjauhkan Indonesia dari perpecahan. 

"Makanya kita mengajak para peserta parade Natal ini untuk bersama-sama berdoa agar Indonesia tetap dalam bingkai NKRI," katanya.

Erkait parade Natal, Sarman Molilo melaporkan jika peserta yang terlibat terdiri dari 12 utusan Gereja, 3 sekolah, dan sejumlah instansi pemerintah.

"Tema yang diangkat dalam kegiatan ini yaitu, Yesus Krestus juru selamat. Saya sebagai ketua panitia menyampakan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pemda Katingan dan seluruh instansi terkait serta sejumlah pihak yang ikut mendukung terselenggaranya acara ini," imbuh Sarman Molilo.

Parade Natal 2016 itu berlangsung cukup meriah. Pasalnya tidak jarang warga menyaksikan dari tepi jalan sepanjang jalur rute yang dilalui, yaitu dari Jalan Tumbang Liting, kemudian arah Jalan Katunen untuk menuju Jalan Tjilik Riwut. (ABDUL GOFUR/2016).