BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palangka Raya, Sumadi, mengingatkan pentingnya perhatian dan dukungan bagi petani, salah satunya tanaman jagung menjelang akhir tahun 2025.
Sumadi menjelaskan bahwa jagung merupakan komoditas pertanian penting di Palangka Raya, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun bahan baku untuk berbagai usaha lokal.
"Kualitas dan hasil panen jagung akhir tahun ini akan sangat berpengaruh terhadap ketersediaan pangan serta pendapatan para petani di daerah," katanya, Sabtu, 20 Desember 2025.
Dia menyampaikan bahwa beberapa wilayah penghasil jagung di Palangka Raya saat ini menghadapi tantangan terkait cuaca dan pengelolaan tanaman. Sejumlah petani melaporkan adanya kekhawatiran terkait curah hujan yang tidak menentu serta potensi serangan hama dan penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman menjelang panen.
Sumadi meminta kepada Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pertanian untuk segera mengambil langkah-langkah mendukung para petani. Dukungan yang dibutuhkan mencakup penyediaan bibit unggul (jika diperlukan), pupuk dan obat-obatan pertanian yang terjangkau, serta bantuan teknis dalam mengelola tanaman jagung yang memasuki fase akhir.
"Selain bantuan teknis dan bahan pertanian, juga penting memastikan akses pasar yang baik bagi hasil panen jagung," tambahnya.
Pemerintah diharapkan dapat membantu memfasilitasi hubungan antara petani dengan pembeli atau pengusaha yang membutuhkan komoditas jagung, sehingga hasil panen dapat terjual dengan harga yang menguntungkan.
Sumadi juga mengajak para petani untuk tetap waspada dan melakukan perawatan yang intensif terhadap tanaman jagung mereka. Hal ini termasuk pemantauan kondisi tanaman secara berkala, pengendalian hama dan penyakit secara tepat waktu, serta persiapan sarana dan prasarana untuk proses panen dan penyimpanan hasil panen.
Dalam kesempatan yang sama, dia menyampaikan bahwa DPRD Palangka Raya akan melakukan kunjungan lapangan ke beberapa wilayah sentra produksi jagung untuk melihat langsung kondisi tanaman dan mendengar aspirasi para petani.
Sumadi berharap, para petani di Palangka Raya dapat meraih hasil panen yang baik dan optimal. Dengan begitu, tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga menjaga stabilitas pasokan pangan lokal di masa mendatang. (MARINI/y)









