BORNEONEWS, Jakarta - Eks pemain pinjaman Liverpool pada tahun 2016, Steven Caulker, mengumumkan pensiun sebagai pemain sepak bola pada usia yang ke-33 tahun.
"Perjalanan saya benar-benar seperti naik roller coaster, tanpa berlebihan. Saya sudah merasakan pahit manisnya dan itu membantu saya tumbuh sebagai pribadi," ujar Caulker dikutip dari laman resmi Liverpool, Sabtu.
Dia pun mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dirinya selama karier.
"Saya ingin memanfaatkan momen ini untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya terutama keluarga, teman, pelatih, dan para penggemar," kata Caulker.
Caulker melanjutkan, setelah pensiun, dia fokus sepenuhnya untuk menjadi pelatih demi bisa membantu generasi muda sepak bola.
"Kini saya menantikan untuk sepenuhnya fokus pada karier kepelatihan dan menggunakan seluruh pengalaman saya untuk membantu membimbing generasi berikutnya," tutur dia.
Caulker, bek tengah berkebangsaan Sierra Leone, meninggalkan dunia sepak bola setelah 17 tahun berkelana di 17 klub berbeda.
Caulker yang besar di akademi Tottenham Hotspur itu mengawali kiprah profesionalnya di tim tersebut dan berstatus sebagai pemain mereka sampai tahun 2012.
Namun, sepanjang itu, Caulker kerap dipinjamkan ke beberapa klub seperti Yeovil Town, Bristol City dan Swansea City.
Caulker kemudian pindah permanen ke Cardiff tahun 2013 dan Queens Park Rangers (QPR) tahun 2014. Saat berada di QPR, Caulker dipinjamkan ke Southampton (2015) dan Liverpool (2016).
Saat berseragam Liverpool, dari Januari-Mei 2016, Caulker debut saat menghadapi Arsenal. Namun setelah itu dia hanya bermain sebanyak tiga kali dan memiliki total empat pertandingan bersama tim berjuluk The Reds itu.
Penampilan terbanyaknya di level klub adalah ketika ia membela tim asal Liga Turki yaitu Alanyaspor dengan total 85 penampilan dan berhasil mencatatkan enam gol dan delapan assist.
Caulker menutup kariernya di tim asal Islandia Stjarnan Gardabaer. Dia bergabung dengan klub tersebut pada musim panas 2025 sebelum akhirnya pensiun.
ANTARA









