BORNEONEWS, Pulang Pisau – Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Pulang Pisau, Marhaendra, menghadiri sekaligus membuka puncak acara Pentas Kesenian Tahun 2025 yang ditutup dengan aksi solidaritas Seniman Pulang Pisau Peduli Sumatra.
Kegiatan berlangsung di Aula Disbudporapar, Sabtu malam, 20 Desember 2025.
Pentas Kesenian 2025 dimotori oleh Komite Seni Budaya Nusantara Kabupaten Pulang Pisau dan telah digelar sejak 17 Desember, dengan malam puncak pada 20 Desember. Beragam karya dan ekspresi seni ditampilkan, mulai dari pentas seni pertunjukan hingga pameran seni rupa dan lukis. Pada rangkaian sebelumnya, panitia juga menggelar kegiatan kebudayaan seperti manyipet bersama.
Marhaendra menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menggatang utus atau mengangkat dan melestarikan budaya sebagai identitas daerah. “Inilah budaya kita yang perlu kita angkat dan kita lestarikan. Tidak hanya milik generasi terdahulu, tetapi juga harus dicintai dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Marhaendra.
Selain perayaan seni, puncak acara juga diisi dengan penggalangan donasi sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara di Sumatra yang tertimpa bencana. “Kami menyampaikan terima kasih kepada KSBN dan seluruh pelaku seni. Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan ini, sekaligus aksi kemanusiaan yang dilakukan hari ini,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap kolaborasi dengan para penggiat seni dan sanggar-sanggar seni terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
“Harapannya, anak-anak muda hingga pelajar di Pulang Pisau semakin mencintai budaya daerah dan siap ikut serta melestarikannya,” tutup Marhaendra. (RETHA/H)









