BORNEONEWS, Seruyan -- Bupati Seruyan Sudarsono menyebut, kalangan aparatur pemerintahan di tingkat jajaran bawah yang menangani suatu bidang-bidang tertentu, dinilai rentan atau berani melakukan aksi pungutan liar (pungli) saat tengah menjalankan tugas pekerjaan kantoran mereka dalam menerapkan pemberian pelayanan.
“Perlu diketahui bahwa yang paling banyak melakukan pungli ini adalah aparatur pemerintahan yang mendapat tugas menangani bidang-bidang pekerjaan tertentu. Kondisi itu yang akan selalu kita intensifkan untuk disorot atau dilakukan pengawasan dan pemantauan,” kata Sudarsono di Kuala Pembuang, Jum’at (2/12/2016/2016).
Sudarsono melanjutkan, tidak menutup kemungkinan adanya oknum aparatur pemerintahan nantinya terutama pada lingkungan pemerintah Kabupaten Seruyan yang tetap memberanikan diri untuk melakukan aksi pungli tersebut. Namun dirinya tetap berharap, Kabupaten Seruyan bersih dan bebas dari aktivitas pungli dalam bentuk apapun.
“Kita sebenarnya prihatin dengan banyaknya pungli atas laporan masyarakat yang terjadi di mana-mana, seperti yang diterjadi pada luar daerah Seruyan. Masih berkenaan dengan masalah itu, maka dengan telah dibentuknya tim satgas saber pungli Kabupaten Seruyan, paling tidak ini mampu mengantisipasi ataupun mengurangi perilaku pungli yang dilakukan,” ujarnya. (PARNEN/*)








