KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Salah satu nama yang paling mencuri perhatian usai gelaran Open Turnamen Catur Gubernur Cup 2025 Kalteng adalah Glen Fabian Mariano. Remaja kelahiran 2007 asal Bali ini tampil impresif dengan meraih Juara I, mengumpulkan 8 poin dari 9 babak tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Prestasi tersebut terasa semakin istimewa karena Fabian harus berhadapan dengan mayoritas pecatur senior berpengalaman. Namun, dengan permainan yang tenang, presisi, dan penuh perhitungan, Fabian mampu menunjukkan kelasnya sebagai salah satu talenta muda terbaik catur Indonesia saat ini.

Usai pertandingan, Borneonews berkesempatan mewawancarai Fabian. Dengan senyum ramah dan sikap rendah hati, ia menjawab setiap pertanyaan dengan lugas. Fabian mengaku sangat bersyukur atas pencapaiannya dalam turnamen bergengsi tersebut.

“Sangat senang dan bangga bisa menjuarai turnamen ini. Saya sudah berusaha maksimal dan hasilnya sangat memuaskan,” ujar Fabian singkat namun penuh makna.

Fabian juga mengungkapkan bahwa keberhasilan yang diraihnya tidak lepas dari proses panjang serta pembelajaran dari berbagai pihak. Ia menyebut bekal utama kesuksesannya berasal dari arahan pelatih serta pengalaman bertanding melawan lawan-lawan kuat di berbagai kejuaraan.

Diketahui, Fabian saat ini menempuh pendidikan di Universitas Gunadarma dan berlatih langsung di bawah bimbingan Grandmaster Susanto Megaranto. Ia juga tergabung dalam Pelatnas, dengan porsi latihan yang terbilang intens. “Di Pelatnas, waktu latihan catur bisa mencapai 6 jam setiap hari,” ungkapnya.

Dalam perjalanan kariernya, Fabian menyebut pertandingan melawan GM Novendra sebagai laga paling berkesan. Duel tersebut menjadi pengalaman berharga yang memperkaya mental dan kematangannya dalam menghadapi tekanan di papan catur.

Menariknya, Fabian juga sempat menunjukkan kebolehannya kepada Borneonews melalui partai catur peluru (bullet) di platform Lichess. Hasilnya sungguh luar biasa, dalam waktu hanya 33 detik, Fabian berhasil menundukkan lawannya yang memiliki rating standar. Usai turnamen ini, Fabian dijadwalkan bertolak ke Johor, Malaysia, untuk mengikuti kejuaraan internasional, melanjutkan langkah besarnya di dunia catur. (SABRIANOOR/H)