BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kerusakan jalan berupa lubang serta permukaan aspal yang tidak beraturan dikeluhkan warga di kawasan Jalan Trans Kalimantan Anjir Km 1, tepatnya di seberang Masjid Jami Al Muhajirin.
Kondisi jalan tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan dan telah menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
"Di kawasan ini sering laka, kalau bisa yang berwenang, hal seperti ini bisa diakukan penanganan secepatnya," ucah Hudi, warga setempat, Minggu, 21 Desember 2025.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebuah insiden kecelakaan terjadi pada di kawasan tersebut pada Jumat malam, 20 Desember 2025, beruntung, dalam kejadian tersebut pengendara dilaporkan tidak mengalami luka serius, meski kendaraan yang digunakan mengalami kerusakan cukup parah.
“Orangnya tidak apa-apa, hanya kendaraannya saja yang hancur,” ujar salah satu relawan yang berada di lokasi kejadian. Kecelakaan diduga kuat disebabkan pengendara tidak sempat menghindari lubang di badan jalan yang tertutup kondisi gelap.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lain yang hampir menjadi korban di lokasi yang sama. Seorang pengendara mengaku nyaris terjatuh saat melintas pada tengah malam.
“Tadi malam sekitar jam 12, kami berdua hampir terjatuh karena motor melindas lubang. Barang bawaan sampai terhambur, untung masih bisa menahan kendaraan,” ungkapnya.
Warga menilai kerusakan jalan tersebut semakin membahayakan karena berada di jalur ramai yang setiap hari dilalui kendaraan, termasuk kendaraan berat. Kondisi ini mempercepat kerusakan aspal dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat hujan.
Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan dan penanganan darurat, setidaknya dengan memasang rambu peringatan atau penanda di titik-titik berbahaya. Langkah cepat dinilai penting guna mencegah jatuhnya korban dan memastikan keselamatan pengguna Jalan Trans Kalimantan yang menjadi urat nadi transportasi tersebut. (SABRIANOOR/H)









