BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Memasuki minggu keempat Desember 2025 atau menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, harga sejumlah komoditas Barang Kebutuhan Pokok (Bapok) di Pasar Indra Sari Pangkalan Bun terpantau relatif stabil.
Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DisperindagkopUKM) Kabupaten Kotawaringin Barat, secara rata-rata harga Bapok pada minggu keempat Desember 2025 tidak mengalami gejolak signifikan jika dibandingkan dengan minggu ketiga Desember 2025.
Kepala Bidang Perdagangan DisperindagkopUKM Kobar, Muhamad Suhendra menyampaikan bahwa meskipun secara umum harga stabil, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan dan penurunan harga.
“Beberapa komoditas yang secara rata-rata mengalami kenaikan harga yaitu daging ayam ras (broiler) dan telur ras (broiler), namun secara keseluruhan masih dalam kondisi relatif stabil,” ujar Suhendra, Minggu, 21 Desember 2025.
Harga daging ayam ras (broiler) pada minggu keempat Desember 2025 tercatat naik dari Rp 41.200 per kilogram menjadi Rp 44.400 per kilogram. Sementara itu, harga telur ras (broiler) juga mengalami kenaikan dari Rp 2.200 per butir menjadi Rp 2.220 per butir.
Di sisi lain, Suhendra menyebutkan terdapat enam komoditas Bapok yang mengalami penurunan harga dibandingkan minggu sebelumnya. Komoditas tersebut antara lain cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih, serta kacang kedelai.
“Cabai merah besar turun dari Rp 104.000 per kilogram menjadi Rp 92.000 per kilogram, cabai merah keriting dari Rp 120.000 menjadi Rp 108.000 per kilogram, dan cabai rawit merah dari Rp 102.000 turun menjadi Rp 95.000 per kilogram,” paparnya.
Selain itu, harga bawang merah tercatat turun dari Rp 60.000 per kilogram menjadi Rp 57.000 per kilogram, bawang putih dari Rp 46.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram, serta kacang kedelai dari Rp 18.000 per kilogram turun menjadi Rp 15.000 per kilogram.
Menurut Suhendra, fluktuasi harga yang terjadi masih tergolong wajar dan aman menjelang momentum hari besar keagamaan.
“Kenaikan maupun penurunan harga ini masih dalam kondisi aman dan relatif stabil dalam rangka menghadapi Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026,” jelasnya.
Selain memantau harga, DisperindagkopUKM Kobar juga mencatat ketersediaan stok Bapok pada minggu keempat Desember 2025 di 10 distributor Bapok dan Perum Bulog di wilayah Kotawaringin Barat.
Stok beras tercatat sebanyak 2.046,53 ton, minyak goreng 168,31 ton, gula pasir 89,67 ton, tepung terigu 28,31 ton, serta kacang kedelai 15 ton.
“Semoga stok Bapok tetap tersedia dengan jumlah yang cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, serta harga tetap terjaga stabil,” pungkasnya. (DANANG/R)
Memasuki Minggu Keempat Desember 2025, Harga Bapok di Pasar Pangkalan Bun Terpantau Stabil
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Telur, Cabai dan Sayuran Ludes Terjual di Pasar Murah Kobar
Warga dan Satgas Bina Marga Bersihkan Drainase Jalan P Antasari Pangkalan Bun
Dinkes Kobar Publikasikan 21 Kontak Posko Kesehatan untuk Darurat Karhutla
Gawat ! Api Karhutla Tinggal 600 Meter dari Feeding Camp Orangutan di Tanjung Harapan TN Tanjung Puting
Komentar (0)
Memuat komentar…







