BORNEONEWS, Sampit - Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar musyawarah daerah (Musda) XI tahun 2025 dengan salah satu agenda memilih pengurus baru.
"Hari ini LPTQ Kotim bersama LPTQ Kecamatan se-Kabupaten Kotim menyelenggarakan Musayawarah Daerah (Musda) XI," kata Ketua LPTQ Kotim Fajrurrahman, Senin, 22 Desember 2025.
Musda XI LPTQ Kotim digelar pada 21-23 Desember 2025 di Aula Islamic Center Sampit. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekretaris Daerah Kotim Umar Kaderi.
Lanjutnya, ia menyadari dalam perjalanan LPTQ Kotim masa bakti 2022-2026 masih banyak kekurangan yang perlu pembenahan. Walaupun setiap tahun pada event MTQH di Tingkat Provinsi, Kafilah Kotim menjadi peserta yang perlu diperhitungkan kabupaten lain.
Pada tahun 2022 yang menjadi awal perjalanan kepengurusan, Kotim mengikuti MTQH ke 30 yang dilaksanakan di Kota Palangka Raya meraih predikat juara umum IV. Pada tahun 2023 mengikuti MTQH ke-31 di Pangkalan Bun, Kotim menduduki peringkat Il.
Kemudian pada tahun 2024 MTQH ke-32 yang dilaksanakan di Palangka Raya, Kotim meraih Jaura umum I dan pada tahun 2025 MTQH ke-33 di Muara Teweh, Kotim berada di urutan Juara Umum Il.
"Namun dalam hal memberi motivasi kepada umat untuk mengkaji Al-Quran baik dilingkungan keluarga, instansi, lembaga pendidikan fomal, kelompok pengajian dan masyarakat secara luas belum begitu tersentuh, karena masih banyak kendala yang dihadapi sehingga memerlukan pemikiran kita bersama dalam Musda XI ini," tambahnya.
Musda LPTQ Kotim XI mengangkat tema peran dan fungsi LPTQ dalam peningkatan prestasi dan pengamalan Al-Quran di bumi habaring hurung. Makna dari tema ini mengisyaratkan kepada pengurus baru agar dapat meningkatkan fungsi dan perannya, baik di pentas MTQH maupun pembinaan kepada umat Islam, agar terwujud pribadi-pribadi muslim dan muslimat yang Qurani.
"Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak atas terselenggaranya Musda LPTQ XI ini, terutama kepada Bupati Kotim dan segenap jajarannya yang memberikan dukungan moril dan materil, sehingga Musda XI ini dapat dilaksanakan," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Musda XI LPTQ Kotim Rafiq Riswandi mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 73 orang perserta yang terdiri dari 17 ketua dan 17 sekretaris pengurus LPTQ Kecamatan se-Kabupaten Kotim yang masing-masing memiliki hak suara, 31 orang pengurus LPTQ Kotim yang juga memiliki hak suara, 2 orang perwakilan dari bagian Setda Kotim, 2 orang perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kotim, pimpinan atau satu orang perwakilan dari MUI Kotim, pimpinan atau satu orang perwakilan pengurus cabang NU Kotim, pimpinan atau satu orang perwakilan dari pengurus daerah Muhammadiyah Kotim dan pimpinan atau satu orang perwakilan BKPRMI Kotim.
"Tujuan musyawarah Daerah ini adalah yang pertama melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja LPTQ Kotim periode sebelumnya. Kemudian menyusun dan menetapkan program kerja LPTQ Kotim untuk periode mendatang," ujar Rafiq.
Kegiatan tersebut juga untuk memilih dan menetapkan kepengurusan LPTQ Kotim periode selanjutnya. Sekaligus memperkuat sinergi dan komitmen seluruh unsur LPTQ dalam pembinaan dan pengembangan Tilawah Al-Quran di Kotim.
"Ini dilaksanakan sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten yang mengedepankan prinsip musyawarah mufakat. Seluruh rangkaian kegiatan sudah disusun dan dirancang agar semuanya dapat berjalan tertib demokratis dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan serta ukhuwah islamiyah," tambahnya.
Melalui Musda tersebut diharapkan dapat diputuskan keputusan-keputusan strategis termasuk pemilihan pengurus LPTQ Kotim periode berikutnya sebagai amanah bersama dalam melanjutkan pembinaan dan pengembangan Tilawatil Quran di Kotim. (DEWI PATMALASARI/j)









