BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara merancang peningkatan kesejahteraan guru, terutama di pedalaman. Makin jauh jarak tempat mengabdi dari ibu kota kabupaten dan kecamatan, makin besar tunjangannya. Itu program peningkatan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjangan profesi dan tunjangan khusus bagi guru yang sudah bersertifikat.
“Pemerintah daerah sedang mengkaji tunjangan bagi guru yang bertugas di desa-desa terpencil di pedalaman Kabupaten Barito Utara,” kata Bupati Barito Utara, H Nadalsyah, di Muara Teweh, Jumat (2/12/2016).
Menurut Nadalsyah, besar tunjangan ini rencananya tergantung jarak dan tempat guru bertugas dengan ibu kota kabupaten dan ibu kota kecamatan. Artinya semakin jauh jarak, akan semakin besar tunjangan yang didapat oleh guru bersangkutan. Pihaknya sedang mengkaji kebijakan untuk tunjangan guru yang mengajar di desa terpencil.
“Hal ini juga perlu diusulkan ke DPRD sebab menyangkut keuangan negara yang harus melalui kajian dan tidak boleh menyalahi aturan sehingga nantinya tidak ada temuan,” katanya.
Nadalsyah mengatakan, pemberian tunjangan ini juga bertujuan memotivasi guru-guru di desa-desa, di pedalaman, agar tetap profesional dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini apabila dapat terealisasi, tentu akan menjadi kado bahagia bagi tenaga guru di daerah ini.
Beberapa kebijakan strategis untuk membentuk guru profesional, sejahtera dan bermartabat dan terlindungi, akan terus dilakukan oleh pemerintah di semua tingkatan. Peningkatan profesionalisme guru juga menjadi salah satu dari lima agenda utama pembangunan pendidikan nasional.
“Pemerintah telah bertekad meningkatkan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjangan profesi dan khusus bagi guru bersertifikasi pendidik. Saya berharap hal ini berimplikasi nyata bagi perbaikan kompetensi dan kinerja guru, dibuktikan dengan peningkatan mutu, proses dan hasil belajar siswa,” ujar Bupati Barut, H. Nadalsyah. (AGUS SIDIK/N).








