BORNEONEWS, Sampit – Sebanyak 40 anak mengikuti kegiatan sunatan massal yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebagai bagian dari program kepedulian sosial kepada masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini terselenggara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kotim untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan layak bagi anak-anak mustahik.
Ketua Baznas Kotim, Sutimin, menyampaikan bahwa sunatan massal tersebut merupakan salah satu program unggulan Baznas dalam mendukung keluarga kurang mampu memenuhi kewajiban agama dan sosial mereka.
“Kegiatan ini membantu mustahik yang memiliki anak laki-laki untuk memenuhi kewajibannya, sehingga anak-anak dapat menjalani sunatan dengan fasilitas yang memadai,” ujar Sutimin, Senin, 22 Desember 2025.
Ia juga menjelaskan bahwa momen pelaksanaan sunatan massal sengaja dipilih saat libur sekolah agar anak-anak yang menjadi peserta dapat mengikuti tanpa mengganggu kegiatan belajar di sekolah.
“Kita pilih momen libur sekolah, sehingga anak-anak bisa mengikuti dengan nyaman dan seluruh proses dapat berjalan lancar,” jelasnya.
Melalui kerja sama yang baik dengan Dinas Kesehatan Kotim, Baznas menyediakan tenaga medis profesional serta peralatan kesehatan memadai selama pelaksanaan kegiatan. Hal ini penting untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan anak-anak yang mengikuti sunatan massal.
“Kesehatan dan keselamatan peserta menjadi prioritas utama kami. Pendampingan tenaga medis dari Dinkes membuat kami yakin kegiatan ini memberikan manfaat maksimal,” tambah Sutimin.
Kegiatan sunatan massal ini merupakan bagian dari program-program Baznas yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat mustahik di Kabupaten Kotawaringin Timur. Selain sunatan massal, Baznas juga rutin menyelenggarakan kegiatan konsultasi kesehatan, pemberian bantuan sosial, dan rumah layak huni kepada yang berhak.
Sutimin berharap melalui program-program tersebut, Baznas dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
“Kami berkomitmen memberikan layanan yang tepat sasaran dan berdampak positif bagi masyarakat kurang mampu,” pungkasnya. (DEVIANA/j)









