BORNEONEWS, Palangka Raya – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Tengah menekankan pentingnya perubahan pola pikir generasi muda sebagai perintis usaha melalui peluncuran Program Mahasiswa Entrepreneur “MATANG” (Milliarder Huma Betang).
Program MATANG diluncurkan dalam rangkaian Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang dibuka oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran.
Koordinator Wilayah Kalimantan Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari menyampaikan bahwa Kadin berperan dalam mendorong perubahan mindset generasi muda agar tidak hanya berorientasi menjadi pegawai negeri setelah lulus pendidikan.
“Kadin berkontribusi bagaimana merubah mindset bahwa kita ini adalah perintis, bukan pewaris. Sehingga terjadi regenerasi nelayan, petani, untuk menjadi entrepreneur muda yang berdaya saing. Tidak hanya berpikir setelah tamat harus masuk PNS,” tegas Andi di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 23 Desember 2025.
Senada dengan itu, Ketua Umum Kadin Kalimantan Tengah Rahmat Nasution Hamka menyatakan bahwa pengusaha lokal akan dilibatkan dalam proses pembinaan mahasiswa melalui pemanfaatan potensi sumber daya alam daerah.
“Pengusaha-pengusaha lokal dilibatkan. Dalam pengembangan perkebunan, hilirisasinya, kemudian pertambangan juga. Sehingga di situlah nanti kita menempa mereka agar mempersiapkan diri dan keahliannya,” jelas Rahmat Hamka. (HERMAWAN DP/j)
Kadin Kalteng Tekankan Perubahan Mindset Generasi Muda Lewat Program MATANG
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Kemendikdasmen Beri Fleksibilitas Susulan TKA untuk Wilayah Karhutla
James T. Collins: Hilangnya Bahasa Daerah Ancam Identitas Etnis Dayak Tola'
Komentar (0)
Memuat komentar…







