BORNEONEWS, Muara Teweh - Dalam rangka meningkatkan pelayanan dasar dan keselamatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyerahkan berbagai alat kesehatan, kendaraan operasional pelayanan dan pemadam kebakaran.
Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Selasa 23 Desember 2025 sebagai bagian dari 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara.
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan merata, khususnya di bidang kesehatan dan penanggulangan kebakaran.
“Dengan dukungan peralatan yang memadai, kami berharap kualitas pelayanan masyarakat dapat meningkat, waktu respons semakin cepat, serta kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran di lapangan semakin optimal,” kata Bupati.
Ia menambahkan, kendaraan pemadam kebakaran yang diserahkan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan daerah menghadapi potensi bencana kebakaran, guna melindungi keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat Barito Utara.
Bupati juga menekankan pentingnya pemanfaatan sarana sesuai peruntukan, perawatan berkala, peningkatan profesionalisme aparatur, serta penguatan koordinasi lintas sektor agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Bupati berharap realisasi program 100 hari kerja ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi seluruh elemen dalam mewujudkan Kabupaten Barito Utara yang maju, aman, dan sejahtera.
Dalam kesempatan tersebut diserahkan, 1 unit mobil pemadam kebakaran/WS l untuk relawan pengurus Masjid Agung Al Hidayah Muara Teweh yang diterima oleh Takmir Masjid Agung Al Hidayah.
Dan pembentukan untuk persiapan rencana pembentukan UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Kecamatan Teweh Selatan dan Kecamatan Lahei berupa 3 unit mobil pemadam kebakaran firemax 1.200 liter dan 3 unit moe pengangkut peralatan beserta personel.
Serta penguatan pos pemadam kebakaran di kota Muara Teweh berupa 1 unit mobil ambulance dan unit mobil pemadam kebakaran 5.000 liter.
“Tujuan dari pengadaan peralatan pemadam kebakaran ini untuk memenuhi standar pelayanan minimal 15 menit setelah mendapat laporan memberi layanan sesuai standar SPM,” pungkasnya. (RAMADHANI/y)









