LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Menjelang perayaan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026, jajaran Polsek Lamandau kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Kapolsek Lamandau, Ipda Agus Santoso, turun langsung menyapa warga untuk membagikan paket sembako dan beras di Kelurahan Tapin Bini, Kecamatan Lamandau, Selasa, 23 Desember 2025

Kehadiran perwira dengan pangkat satu balok emas di pundaknya ini disambut hangat oleh penduduk setempat. Tanpa canggung, Ipda Agus berdialog dan menyisir kawasan pemukiman untuk memastikan bantuan sampai ke tangan warga yang benar-benar membutuhkan, khususnya para lansia dan penyandang disabilitas.

Dalam aksi bakti sosial kali ini, Kapolsek memberikan perhatian khusus kepada dua warga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan. Salah satunya adalah Bapak Upai (70), warga RT 04 yang hidup sebatang kara di rumah berukuran 3×4 meter. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada Ibu Juni (65), warga RT 03 yang merupakan penyandang disabilitas (lumpuh).

Meski memiliki keterbatasan fisik, Ibu Juni selama ini menyambung hidup dengan menjahit. Namun, saat ini ia mengalami kesulitan ekonomi lantaran mesin jahit yang menjadi tumpuan hidupnya rusak berat.

"Kegiatan ini merupakan bentuk bantuan sosial kepada warga kurang mampu dan lansia, terutama dalam rangka menyambut perayaan Natal 2025 bagi saudara-saudara kami yang beragama Kristen," ujar IPDA Agus Santoso.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama adalah melindungi masyarakat dari risiko sosial dan mengurangi beban ekonomi. "Semoga kehadiran kami bisa membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka sehingga mereka dapat hidup lebih baik dan bermartabat," harapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Polri ingin hadir sebagai jaring pengaman sosial, terutama bagi mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap atau dukungan keluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin kuat, dan dukungan terhadap kelompok rentan bisa menekan potensi ketimpangan sosial dan konflik.

"Kegiatan ini diharapkan memperkuat kemitraan antara kepolisian dan warga untuk menjaga keamanan wilayah tetap kondusif," tandasnya.

Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya penegak hukum, tetapi juga pelindung dan pengayom yang penuh empati terhadap kondisi sosial masyarakat. (NATALIA KRISTIN/y)