BORNEONEWS - Menjelang pergantian tahun, permintaan terhadap petasan dan kembang api mulai meningkat. Salah satu toko penjual petasan dan kembang api yang berlokasi di Jalan G Obos seberang Gacoan ramai dikunjungi masyarakat yang ingin mempersiapkan perayaan malam tahun baru.
Di toko tersebut tersedia berbagai jenis petasan dan kembang api, mulai dari petasan banting, petasan suara dengan berbagai ukuran, hingga kembang api aneka bentuk dan warna.
Tidak hanya ukuran kecil, kembang api berukuran besar dengan efek cahaya yang lebih meriah juga menjadi incaran pembeli.
Menurut Fadli, selaku penjual petasan dan kembang api, peningkatan pembeli mulai terasa sejak pertengahan bulan Desember.
Banyak warga datang untuk melihat-lihat sebelum akhirnya kembali berbelanja mendekati malam pergantian tahun.
Fadli menjelaskan harga petasan dan kembang api yang dijual cukup beragam. Untuk ukuran kecil, harga dibanderol mulai dari sekitar sepuluh ribu rupiah.
Sementara itu untuk jenis tertentu dengan ukuran besar dan efek cahaya serta suara yang lebih kuat, harganya dapat mencapai jutaan rupiah.
Fadli mengatakan bahwa petasan dan kembang api merupakan barang musiman yang hanya dijual pada momen tertentu. Oleh karena itu penjualan sudah dimulai sejak awal bulan Desember dan rencananya akan berlangsung hingga setelah perayaan tahun baru.
Meski penjualan meningkat, Fadli mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan bijak dalam menggunakan petasan dan kembang api. Penggunaan yang tidak sesuai aturan berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain. (*)









