PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kantor Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi keuangan digital sebagai langkah strategis menghadapi maraknya kejahatan finansial berbasis daring.

Hal ini disampaikan Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, saat menerima kunjungan kerja Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia atau DPD RI, Agustin Teras Narang baru-baru ini.

Primandanu menekankan bahwa literasi digital menjadi benteng utama masyarakat dalam menghadapi tawaran investasi bodong, tautan mencurigakan, hingga modus judi online yang semakin merajalela.

“Dengan literasi keuangan digital yang baik, masyarakat akan lebih kritis dan tidak mudah tergiur janji cepat kaya,” kata Primandanu dalam rilisnya pada Rabu, 24 Desember 2025.

Dalam forum diskusi yang digelar, OJK menyoroti pentingnya sinergi lintas lembaga untuk memperkuat edukasi dan perlindungan masyarakat.

“OJK berharap penguatan literasi ini dapat menekan angka korban penipuan daring sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah,“ tuturnya.(TESTI PRISCILLA/R)