BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya Hendrikus Satria Budi mengeluarkan imbauan serius kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dengan adanya cuaca ekstrim yang sering terjadi akhir-akhir ini.
Imbauan ini ditujukan khususnya untuk memerhatikan risiko pohon tumbang yang dapat menimbulkan bahaya bagi jiwa dan harta benda masyarakat.
Cuaca ekstrim yang ditandai dengan hujan deras dan angin kencang telah menjadi perhatian BPBD Palangka Raya belakangan ini.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan akar pohon melemah, cabang pohon patah, atau bahkan pohon seluruhnya tumbang, terutama jika pohon tersebut sudah tua, sakit, atau terletak di dekat bangunan dan jalan raya.
Untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat pohon tumbang, BPBD mengimbau masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap pohon di sekitar lingkungan tempat tinggal atau tempat kerja.
"Periksa kondisi akar, batang, dan cabang pohon jika terdapat tanda-tanda kerusakan atau kelemahan, segera hubungi pihak yang berwenang untuk mendapatkan penanganan," katanya, Rabu, 24 Desember 2025.
Plt Kepala BPBD Hendrikus Satria Budi menyatakan bahwa instansinya siap memberikan bantuan kepada masyarakat yang memerlukan pemangkasan pohon.
Masyarakat yang merasa khawatir terhadap pohon di sekitar lingkungan mereka dapat langsung menghubungi call center BPBD Palangka Raya di nomor 0822-5588-2532. Layanan ini tersedia untuk menerima laporan dan permintaan bantuan kapan saja.
Tim BPBD Palangka Raya telah siap siaga untuk menanggapi setiap laporan mengenai pohon yang berpotensi tumbang.
Setelah menerima panggilan, tim akan melakukan pengecekan lapangan dan mengambil langkah penanganan yang sesuai, baik berupa pemangkasan cabang yang berbahaya maupun penebangan pohon yang sudah tidak layak lagi.
Imbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko pohon tumbang akibat cuaca ekstrim.
"Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan terjadinya kecelakaan akibat pohon tumbang di Palangka Raya dapat ditekan sekecil mungkin, sehingga masyarakat dapat merasa aman meskipun cuaca ekstrim terjadi," pungkasnya. (PATHUR/R)









