PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Direktur Utama PT Yessoe Travel, Evy Susiana, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan salah satu unit Bus Yessoe dan mengakibatkan korban jiwa, pada Rabu, 24 Desember 2025.

Atas nama perusahaan otobus (PO) Yessoe, Evy mengatakan pihaknya telah menghubungi keluarga korban, untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung. Hal tersebut dilakukan di tengah suasana duka yang bertepatan dengan perayaan Natal.

“Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral, kami sudah menghubungi pihak keluarga korban dan menyampaikan duka cita mendalam. Apalagi ini momen Natal bagi keluarga besar korban,” kata Evy Susiana saat diwawancarai, Kamis, 25 Desember 2025.

Evy menjelaskan, penanganan kasus kecelakaan tersebut sepenuhnya telah diserahkan kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Satlantas Polres Kotawaringin Barat (Kobar).

“Barang bukti sudah kami serahkan. Sopir dan kru bus juga sudah dilakukan BAP tadi malam oleh pihak kepolisian,” jelasnya.

Pasca kejadian, pihak perusahaan memfokuskan perhatian pada penanganan korban, termasuk pembiayaan rumah sakit serta proses evakuasi dan towing kendaraan yang terlibat kecelakaan.

“Fokus kami saat ini adalah korban. Untuk keluarga besar korban, rencananya besok, tanggal 26 Desember, baru bisa kami temui di Palangka Raya setelah proses pemakaman selesai,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa seluruh penumpang Bus Yessoe dalam kondisi selamat. Namun demikian, bus mengalami kerusakan cukup serius akibat kecelakaan tersebut.

“Bus mengalami kerusakan dan ada beberapa komponen yang memerlukan penanganan khusus dari Mercedes Benz. Komponen rem sempat terkunci dan baru bisa dievakuasi tadi malam sekitar pukul 19.30 WIB,” ungkap Evy.

Evy menegaskan, pihak perusahaan akan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia. Selain itu, santunan juga akan diberikan melalui Jasa Raharja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pasti akan kami berikan santunan kepada korban. Nantinya juga ada santunan dari Jasa Raharja,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Ahmad Yani Km 39, Desa Pandu Sanjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu, 24 Desember 2025 sekitar pukul 05.00 WIB.

Insiden tersebut melibatkan sebuah Bus Yessoe dengan mini bus Honda Brio RS CVT warna silver metalik bernomor polisi AA 1985 ZE.

Kasatlantas Polres Kobar, AKP H. Sugeng, menjelaskan bahwa Honda Brio yang dikemudikan F melaju dari arah Pangkalan Bun menuju Sampit.

“Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan Honda Brio diduga hilang kendali dan masuk ke jalur kanan,” ujar AKP Sugeng.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Bus Mercedes Benz warna oranye bernomor polisi KH 7674 AI yang dikemudikan AS dan membawa 33 orang penumpang.

“Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan depan dengan depan tidak dapat dihindari,” jelasnya.

Akibat benturan keras tersebut, pengemudi Honda Brio mengalami luka serius pada bagian kepala dan kaki kanan, serta dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. (DANANG/Y)