KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Menjelang pelaksanaan puncak Momen 5 Rajab di Sekumpul, Martapura, para jemaah dari Kabupaten Kapuas dan sekitarnya diimbau untuk memperhatikan jalur perjalanan guna menghindari kemacetan dan genangan air. Informasi ini disampaikan menyusul kondisi debit air yang dilaporkan mulai naik dan merendam sebagian ruas Jalan Sungai Tabuk–Martapura Lama.

Rahman, warga Kapuas yang rutin mengikuti kegiatan Momen 5 Rajab setiap tahun, menyampaikan bahwa saat ini jalur Sungai Tabuk–Martapura Lama kurang disarankan untuk dilalui. Pasalnya, genangan air telah mencapai badan jalan sehingga berpotensi menghambat arus kendaraan jemaah.

“Sekadar informasi bagi jemaah Kapuas dan sekitarnya, sebaiknya mencari jalur alternatif selain Sungai Tabuk–Martapura Lama, karena debit air sudah naik ke jalan raya,” ujar Rahman, Kamis, 25 Desember 2025.

Ia juga membagikan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, di mana penggunaan jalur alternatif terbukti mampu menghindarkan jemaah dari kemacetan panjang. Salah satu jalur yang disarankan adalah melalui Simpang Empat Handil Bakti menuju Jalan Lingkar Luar, kemudian melanjutkan perjalanan hingga Simpang Tiga Sambang Lihum dan belok kiri ke arah Bandara.

Dari kawasan Bandara, jemaah dapat melanjutkan perjalanan hingga Simpang Empat lampu merah, kemudian masuk ke Jalan Bypass dengan belok kiri menuju Jalan Gotong Royong, dilanjutkan lurus hingga Jalan Balitan. Dari sana, belok kiri di lampu merah dekat Rumah Sakit Ratu Zalecha, kemudian belok kanan melewati pasar dan belok kiri hingga tiba di kawasan Simpang Empat A. Yani Sekumpul.

Rahman juga mengingatkan agar jemaah mengatur waktu keberangkatan, khususnya pada H-1 pelaksanaan haul. Ia menyarankan agar jemaah berangkat sebelum pukul 12.00 WITA, karena setelah jam tersebut biasanya banyak jalur yang mulai ditutup oleh relawan demi pengaturan arus dan keamanan jemaah. (SABRIANOOR/y)