PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya Neni Lambung menyatakan bahwa perayaan Nataru menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk melakukan cooling system sebelum menyambut tahun baru.

Menurutnya, momen ini sangat diperlukan agar semua pihak bisa melepaskan penat dan beban sehari-hari yang terkumpul.

Neni menjelaskan bahwa Nataru, yang merupakan tradisi khas masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah, bukan hanya sekadar acara keagamaan atau budaya semata.

Lebih dari itu, ia melihat perayaan ini sebagai kesempatan untuk bersantai, berbagi, dan memperkuat hubungan antar warga.

"Kita butuh waktu untuk 'mendinginkan' diri setelah sepanjang tahun bekerja dan menjalani aktivitas sehari-hari," ujar Neni, Jumat, 26 Desember 2025.

Ia menambahkan bahwa dengan melakukan cooling system melalui Nataru, masyarakat diharapkan bisa mendapatkan energi baru.

Energi baru yang diperoleh dari momen Nataru tersebut, lanjut Neni, diharapkan bisa membuat semua orang lebih semangat lagi dalam bekerja. Tidak hanya itu, semangat baru juga diharapkan bermanfaat dalam semua aspek kehidupan sehari-hari.

Menurut Neni, peran DPRD Palangka Raya juga turut mendukung pelaksanaan Nataru sebagai bagian dari upaya memelihara dan mempromosikan budaya lokal.

Ia berharap tradisi ini terus dilestarikan dan menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Palangka Raya.

Dengan menyambut tahun baru dengan semangat yang segar dan penuh semangat, Neni berharap semua warga Palangka Raya bisa mencapai tujuan yang diinginkan dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

"Saya juga mengajak semua pihak untuk memanfaatkan momen Nataru secara maksimal sebagai titik awal untuk langkah yang lebih baik ke depan," pungkasnya. (PATHUR/R)