PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hujan deras yang mengguyur Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu sore 27 Desember 2025 sore menyebabkan sejumlah titik di dalam kota terendam air. 

Genangan air tersebut sempat mengganggu aktivitas dan arus lalu lintas warga. Salah satu lokasi yang terdampak berada di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Pemakaman Sekip atau di depan Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kobar. 

Genangan air dengan ketian air hampir se-lutut orang dewasa dengan ketinggian bervariasi membuat sejumlah pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.

Seorang pengendara sepeda motor, Ari, mengaku kendaraannya mogok saat melewati genangan air di kawasan tersebut. Ia terpaksa mendorong motornya di tengah hujan karena mesin tidak bisa menyala.

“Tadi motor saya mogok pas melintas di jalan tersebut, lantaran businya basah saat melintasi genangan air, terpaksa didorong deh motornya sambil basah-basahan,” ujar Ari.

Selain itu, beberapa warga memilih tidak melanjutkan perjalanan dan memutuskan mencari jalur alternatif demi menghindari risiko. 

Andi, warga lainnya, mengatakan dirinya sempat hendak melintas di Jalan Kelinci yang berada di samping Kantor BPS Kobar, namun mengurungkan niat setelah melihat kondisi jalan yang tergenang.

“Saya sebenarnya melintasi Jalan Kelinci samping Kantor BPS Kobar, pas mau dekat muara jalan eh ternyata banjir. Ya daripada melintasi genangan air, lebih baik cari jalan lain yang lebih aman,” ujar Andi.

Hingga Sabtu sore, genangan air masih terlihat di beberapa titik, terutama di kawasan dengan drainase yang kurang optimal. (WAHYU KRIDA/R)