BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Suasana tak biasa terjadi di Dermaga Feri Penyeberangan Jalan Mawar, Kuala Kapuas, Sabtu malam ini, 27 Desember 2025. Antrean panjang kendaraan tampak masih mendominasi area sekitar dermaga hingga malam hari, menciptakan kepadatan lalu lintas yang jarang terjadi pada jam tersebut.
Kondisi ini berbeda dari hari-hari biasanya, di mana aktivitas penyeberangan cenderung lengang saat malam.
“Sebelumnya jarang penyeberangan ramai seperti ini saat malam hari,” ujar Aman, warga setempat, yang turut menyaksikan kepadatan di sekitar dermaga.
Mayoritas pengendara yang memadati jalur penyeberangan tersebut diketahui merupakan jemaah yang hendak menuju Sekumpul, Martapura, untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan. Para jemaah tersebut didominasi pengguna kendaraan roda dua yang memilih jalur feri sebagai akses utama menuju Kalimantan Selatan.
Berdasarkan sejumlah dokumentasi di lapangan, terlihat antrian kendaraan masih mengular panjang, baik di area dermaga maupun di jalan menuju lokasi penyeberangan. Petugas feri terus mengatur arus kendaraan agar proses naik-turun feri tetap berjalan tertib dan aman.
Jalur penyeberangan Jalan Mawar memang dikenal sebagai rute favorit warga, khususnya bagi pengendara dari Kuala Kapuas dan sekitarnya yang ingin menuju Kalimantan Selatan. Selain lebih singkat, jalur ini dinilai mampu memangkas waktu tempuh dibandingkan rute darat lainnya.
Dengan meningkatnya volume kendaraan, masyarakat diimbau untuk tetap bersabar dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Pengendara juga disarankan menjaga keselamatan serta mempersiapkan perjalanan dengan baik, mengingat arus jemaah diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. (SABRIANOOR/j)









