KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Tim SAR Gabungan menggelar Operasi SAR bencana banjir yang melanda Desa Pariangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan pada Sabtu, 27 Desember 2025. Dalam operasi tersebut, seluruh warga terdampak banjir berhasil dievakuasi ke lokasi yang lebih aman tanpa adanya korban jiwa.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa keberhasilan evakuasi merupakan hasil kerja sama lintas instansi dan dukungan masyarakat. 

“Kami bersyukur seluruh warga terdampak banjir di Desa Pariangan dapat dievakuasi dengan selamat. Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama yang solid antara Tim SAR Gabungan serta dukungan masyarakat setempat. Kami akan terus siaga di posko untuk mengantisipasi potensi situasi lanjutan,” ujar I Putu Sudayana.

Pelaksanaan Operasi SAR dilakukan oleh Tim Rescue Unit Siaga SAR Tapin yang tiba di lokasi terdampak banjir dan langsung melakukan proses evakuasi. Warga dievakuasi menggunakan perahu karet dan sarana pendukung lainnya menuju Posko Pengungsian yang dipusatkan di Alun-alun Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Berdasarkan data sementara yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan, jumlah warga yang berhasil dievakuasi mencapai 2.895 jiwa. Seluruh warga tersebut saat ini berada di lokasi pengungsian dan mendapatkan penanganan awal serta kebutuhan dasar dari petugas gabungan.

Dalam pelaksanaan operasi, Tim SAR Gabungan menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama derasnya arus air yang menggenangi permukiman warga. Meski demikian, hambatan tersebut tidak menyurutkan upaya penyelamatan, dan proses evakuasi tetap berjalan dengan aman serta terkendali.

Kondisi cuaca selama Operasi SAR berlangsung dilaporkan berawan hingga hujan ringan. Tim SAR Gabungan tetap mengedepankan faktor keselamatan personel dan warga terdampak dengan memantau kondisi cuaca serta debit air secara berkala selama proses evakuasi.

Setelah dipastikan seluruh warga terdampak banjir telah dievakuasi, Tim SAR Gabungan saat ini melaksanakan siaga atau standby di Posko Hulu Sungai Selatan, Alun-alun Kota Kandangan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan perkembangan situasi di lapangan, termasuk potensi kenaikan debit air akibat cuaca ekstrem. Basarnas Banjarmasin juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. (SABRIANOOR/j)