BORNEONEWS, Martapura – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan membuka 17 dapur umum untuk mendukung pelayanan konsumsi bagi jamaah pengajian rutin 5 Rajab 1447 Hijriah atau haul ke-21 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) di Martapura, Kabupaten Banjar.
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan, dapur umum tersebut mulai beroperasi sejak Jumat (26/12) dan direncanakan berlangsung hingga Senin (29/12). Fasilitas ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan makan jamaah, termasuk petugas pengamanan dan para relawan.
“Dapur umum melayani konsumsi jamaah, petugas, serta relawan yang terlibat dalam pengamanan kegiatan,” ujar Irjen Rosyanto di Martapura, Minggu, 28 Desember 2025.
Ia menjelaskan, pengelolaan dapur umum dilakukan oleh personel Polri bersama Bhayangkari, dengan dukungan relawan dari masyarakat setempat. Selain peralatan masak konvensional, Polda Kalsel juga mengerahkan empat unit Kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap) milik Satuan Brimob.
Bantuan Randurlap tersebut merupakan dukungan langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Tidak hanya itu, Kapolri juga menyalurkan bantuan 10 unit kendaraan mobile water treatment untuk memastikan ketersediaan air bersih dan air siap minum bagi jamaah.
Menurut Kapolda, pasokan air minum yang aman dan higienis menjadi kebutuhan penting mengingat tingginya jumlah jamaah yang memadati kawasan Sekumpul selama rangkaian haul berlangsung.
Dalam rangka pengamanan dan pelayanan kegiatan keagamaan berskala besar tersebut, Polda Kalsel menggelar Operasi Kewilayahan bertajuk “Sekumpul Intan 2025”. Operasi ini melibatkan 3.099 personel kepolisian, dengan dukungan TNI serta instansi terkait lainnya.
Selain itu, pengamanan juga diperkuat oleh bantuan 300 personel Brimob Mabes Polri dan 350 personel dari Polda Kalimantan Tengah untuk memastikan rangkaian haul berjalan aman dan lancar.









