KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Arus lalu lintas di jalur Trans Kalimantan, tepatnya di kawasan Jembatan Barito, dilaporkan mengalami kemacetan total pada Minggu siang, 28 Desember 2025. Kepadatan kendaraan terjadi sejak pagi hari dan didominasi arus satu arah menuju Martapura, Kalimantan Selatan.

Informasi dari para relawan di lapangan menyebutkan, antrean kendaraan mengular hingga berpuluh-puluh kilometer yakni dari kawasan Trans Kalimantan wilayah Kalteng hingga memasuki  simpang Handil Bakti, Kalsel. Bahkan di beberapa titik, arus lalu lintas dilaporkan tidak bergerak sama sekali akibat volume kendaraan yang sangat tinggi.

Kemacetan terparah terjadi di kawasan Jembatan Barito yang merupakan akses utama penghubung antara Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Kendaraan dari arah Trans Kalimantan terpaksa berhenti total karena kepadatan yang tak terurai.

“Sejak pagi sekitar pukul 09.00 WITA sudah macet total dari Km 23 Trans Kalimantan,” ujar Hamdi, salah seorang relawan rest area di sekitar perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Hamdi menambahkan, kondisi tersebut membuat perjalanan para pengendara tersendat berjam-jam. Banyak kendaraan memilih berhenti di rest area sementara waktu untuk beristirahat menunggu arus kembali memungkinkan untuk dilalui.

Mayoritas kendaraan yang melintas merupakan jemaah Momen 5 Rajab Sekumpul yang akan menghadiri acara keagamaan di Sekumpul, Martapura, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam. Pihak berwenang dan relawan mengimbau pengendara untuk tetap bersabar serta mematuhi arahan petugas di lapangan. (SABRIANOOR/j)