PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Tim Gabungan telah melakukan kegiatan pembersihan drainase sepanjang Jalan Bukit Keminting. Kegiatan ini ditujukan untuk memastikan saluran air tetap lancar dan terhindar dari penutupan akibat tumpukan sampah.

Sampah yang menjadi fokus pembersihan adalah sampah kayu yang menumpuk di dalam drainase. Untuk menangani sampah kayu yang besar, tim menggunakan alat berat berupa chainshaw untuk memecahnya terlebih dahulu.

Setelah itu, sampah yang sudah dipecah dan jenis sampah lainnya ditarik keluar menggunakan excavator milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya.

Proses pembersihan dilakukan secara terarah dan terkoordinasi oleh Tim Gabungan yang terdiri dari berbagai instansi di bawah naungan Pemko Palangka Raya. Kerjasama antar instansi ini dimaksudkan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, cepat, dan efektif tanpa mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Palangka Raya Arbert Tombak menjelaskan tujuan utama dari kegiatan pembersihan drainase ini.

"Ini adalah upaya Pemko Palangka Raya dalam hal menjaga dan merawat kebersihan saluran air," ungkapnya, Minggu, 28 Desember 2025.

Menurutnya, kebersihan drainase yang terjaga sangat penting untuk mencegah terjadinya genangan air selama musim hujan. Genangan air yang berkepanjangan tidak hanya mengganggu lalu lintas dan aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan kerusakan infrastruktur.

Pemko Palangka Raya mengajak masyarakat berkolaborasi melakukan pembersihan drainase secara teratur di berbagai kawasan kota.

"Hal ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kenyamanan warga Palangka Raya sehari-hari," pungkasnya. (PATHUR/j)