BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palangka Raya, Khemal Nasery, menyatakan bahwa pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang grand design pembangunan kependudukan lima pilar merupakan langkah yang strategis dan visioner.
Menurutnya, kebijakan ini sangat penting untuk menyiapkan kualitas generasi penerus, terutama dalam menghadapi era bonus demografi yang akan melanda kota.
Khemal menyampaikan pandangannya dalam rapat paripurna DPRD Kota Palangka Raya yang membahas pengajuan Raperda tersebut. Dia menjelaskan bahwa Grand Design Pembangunan Kependudukan Lima Pilar dirancang untuk menangani berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, pekerjaan, kesejahteraan, hingga partisipasi sosial.
"Setiap pilar saling terkait dan bertujuan untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing," jelasnya, Minggu, 28 Desember 2025.
Menurut Khemal, bonus demografi yang akan tiba di tahun-tahun mendatang adalah kesempatan emas yang tidak boleh terlewatkan. Namun, dia juga menekankan bahwa tanpa persiapan yang baik, bonus demografi bisa berubah menjadi beban bagi negara.
"Kita perlu memastikan bahwa generasi muda yang akan datang memiliki kualitas yang baik sehingga dapat berkontribusi maksimal pada pembangunan kota," katanya.
Grand Design Pembangunan Kependudukan Lima Pilar yang diusulkan melalui Raperda ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi semua kebijakan pembangunan kependudukan di Kota Palangka Raya.
Khemal menjelaskan bahwa setiap pilar akan diwujudkan melalui program-program spesifik yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan warga di setiap daerah.
Selain itu, Khemal juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menerapkan Grand Design ini. Dia menyatakan bahwa tidak mungkin pemerintah bekerja sendirian untuk mencapai tujuan pembangunan kependudukan yang optimal.
"Kita membutuhkan dukungan dan partisipasi semua pihak agar program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal," ujarnya.
Khemal berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam proses tersebut agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan bermanfaat.
Khemal berharap bahwa dengan disahkannya Raperda ini, Kota Palangka Raya akan lebih siap menghadapi bonus demografi dan menghasilkan generasi penerus yang mampu membawa kota menuju masa depan yang lebih baik.
"Kita harus bekerja sama untuk mewujudkan visi ini, sehingga Palangka Raya dapat menjadi kota yang maju, sejahtera, dan berdaya saing di tingkat nasional," pungkasnya. (MARINI/H)









