PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Palangka Raya, Erlan Audri, meminta dinas terkait untuk melaksanakan pemantauan dan pemotongan pohon rawan tumbang secara gencar.

Permintaan ini disampaikan mengingat potensi bahaya yang ditimbulkan pohon-pohon tersebut bagi warga dan properti saat cuaca buruk.

Menurutnya, Tahun Baru harus diisi dengan kebahagiaan dan keamanan, sehingga pencegahan terhadap bahaya dari pohon rawan tumbang menjadi hal yang mutlak. 

"Kita tidak ingin ada kejadian yang menyedihkan di saat merayakan awal tahun baru. Pemantauan dan pemotongan pohon rawan harus dilakukan segera," jelasnya, Minggu, 28 Desember 2025

Dia menjelaskan bahwa pohon rawan tumbang biasanya terdapat di pinggir jalan, kompleks pemukiman, dan area publik. Faktor-faktor seperti umur pohon, kerusakan akar, atau penutupan cabang yang terlalu lebar menjadi alasan mengapa pohon berpotensi tumbang, terutama saat hujan deras atau angin kencang.

Erlan juga menekankan pentingnya koordinasi antar dinas agar pekerjaan pemantauan dan pemotongan berjalan efisien. Dia menyarankan agar dinas membuat daftar pohon rawan secara terstruktur dan memprioritaskan lokasi yang rawan menimbulkan kerusakan besar. Selain itu, dia juga mengajak warga untuk melaporkan pohon rawan yang terlihat di sekitar tempat tinggal mereka.

Ia berharap dengan upaya gencar ini, semua pohon rawan tumbang dapat ditangani sebelum Tahun Baru 2026 tiba. Dia berharap warga Palangka Raya dapat merayakan awal tahun dengan rasa aman dan tenang, tanpa khawatir akan bahaya dari pohon yang berpotensi tumbang.

 "Semoga Tahun Baru mendatang membawa kebahagiaan dan keamanan bagi semua warga Kota Palangka Raya," pungkasnya. (MARINI/H)