KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, memastikan bahwa jasad laki-laki yang ditemukan di pesisir Pantai Batakan, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, merupakan penumpang KM Dharma Rucitra I yang sebelumnya dilaporkan melompat ke laut di perairan Muara Sungai Barito pada Kamis malam, 25 Desember 2025.

Dari informasi yang dihimpun, korban sendiri diketahui bernama Sumardi (44), warga Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.   

“Jasad tersebut dipastikan merupakan penumpang kapal yang melompat, berdasarkan gelang identitas yang masih melekat pada tubuh korban,” ungkap I Putu Sudayana kepada awak media, Minggu malam, 28 Desember 2025.

Kepastian tersebut menyusul penemuan sesosok mayat laki-laki dewasa di pesisir pantai Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Tanah Laut pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 Wita. Penemuan itu sempat menggegerkan warga setempat.

Korban ditemukan dalam posisi telentang di pesisir pantai dengan kondisi di sekitarnya terdapat batang kayu serta gulma laut yang terbawa arus.

Dari foto yang beredar di media sosial, korban terlihat tanpa mengenakan baju dan hanya memakai celana pendek berwarna gelap. Kondisi tubuh korban tampak membengkak, diduga akibat terlalu lama berada di perairan laut.

Basarnas Banjarmasin menerima laporan penemuan jasad tersebut pada Minggu siang sekitar pukul 11.30 Wita. Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak terkait serta pemeriksaan awal, identitas korban kemudian dicocokkan dengan data penumpang KM Dharma Rucitra I.

Sementara itu, terkait motif korban melompat dari kapal, I Putu Sudayana menyampaikan bahwa hal tersebut akan menjadi kewenangan pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (SABRIANOOR/H)