BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur menunjukkan respons cepat terhadap bencana banjir dengan menyalurkan bantuan logistik kepada ratusan kepala keluarga (KK) terdampak di Kecamatan Dusun Tengah. Bantuan tersebut diserahkan lBupati Barito Timur, M Yamin, saat meninjau kondisi wilayah terdampak banjir, Minggu, 28 Desember 2025.
Penyaluran bantuan dilakukan di sejumlah titik genangan banjir dengan melibatkan unsur lintas sektor, antara lain Asisten II Setda Barito Timur Amrullah, Kepala Pelaksana BPBD Damkar Ahmad Gazali, Camat Dusun Tengah Priamayandi, serta didukung personel TNI, Polri, Satpol PP, dan relawan.
Sinergi aparat gabungan ini bertujuan memastikan distribusi bantuan berjalan aman, tertib dan tepat sasaran. Bantuan yang disalurkan berupa paket barang kebutuhan pokok guna memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.
Setiap paket berisi beras lima kilogram, minyak goreng satu liter, gula pasir satu kilogram, satu bungkus teh, serta lima kaleng sarden.
Penyaluran dilakukan secara bertahap menyesuaikan jumlah kepala keluarga terdampak di masing-masing kelurahan dan desa.
Bupati Barito Timur menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak banjir merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian daerah terhadap warganya. Ia memastikan penanganan banjir tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan warga tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. Bantuan ini memang tidak menggantikan kerugian, tetapi setidaknya dapat meringankan beban masyarakat,” ujar Yamin.
Sementara itu, Camat Dusun Tengah, Priamayandi, mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara, banjir telah berdampak pada sekitar 990 kepala keluarga. Sebaran terdampak terbanyak berada di Kelurahan Ampah Kota, disusul Desa Netampin, Muara Awang, Ampah II, Putai, dan Sumber Garunggung.
“Kami terus melakukan pendataan dan pemutakhiran di lapangan bersama BPBD agar tidak ada warga terdampak yang terlewat dari bantuan,” jelasnya.
Pemkab Barito Timur juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk tetap siaga menghadapi kemungkinan peningkatan debit air.
Perhatian khusus diarahkan kepada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil, baik dalam pemenuhan logistik maupun layanan kesehatan selama masa darurat banjir berlangsung. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









