BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah, Lisda Arriyana menekankan pentingnya kedisiplinan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di provinsi Kalteng.
Penekanan tersebut disampaikannya setelah masa libur panjang yang biasanya menjadi masa transisi untuk kembali ke aktivitas kerja rutin.
Menurut Lisda Arriyana, kedisiplinan bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi semata. Lebih dari itu, ia melihat kedisiplinan sebagai cerminan yang nyata dari integritas yang dimiliki setiap ASN dalam menjalankan tugasnya.
Selain sebagai cerminan integritas, kedisiplinan juga dianggap sebagai tanda dari tanggung jawab ASN terhadap instansi dan masyarakat yang dilayani.
"Setiap ASN diharapkan mampu mempertahankan kedisiplinan untuk memberikan pelayanan yang optimal," katanya, Senin, 29 Desember 2025.
Penekanan pada kedisiplinan ini menjadi semakin relevan setelah masa libur panjang. Masa libur seringkali membuat rutinitas kerja terganggu, sehingga perlunya penekanan untuk kembali mematuhi aturan dan standar kerja yang berlaku.
Lisda Arriyana berharap, dengan penekanan pada kedisiplinan, ASN Kalteng bisa lebih profesional dalam menjalankan tugas. Hal ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
"Dengan memprioritaskan kedisiplinan sebagai dasar integritas dan tanggung jawab, ASN Kalteng diharapkan bisa menjadi contoh yang baik dalam pelaksanaan tugas dan berkontribusi lebih besar pada pembangunan provinsi Kalimantan Tengah," pungkasnya. (PATHUR/H)









