PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida)  Palangka Raya mengusulkan perubahan paradigma dalam pemberian bantuan kepada masyarakat.

Kepala Bapperida, Fauzi Rahman menyatakan bahwa pendekatan bantuan sosial yang berjalan selama ini memiliki keterbatasan dan perlu disesuaikan agar lebih berdampak jangka panjang.

Menurut Fauzi Rahman, bantuan sosial yang diberikan secara langsung cenderung kurang efektif. Alasan utamanya adalah karena bentuk bantuan semacam itu berpotensi menurunkan kreativitas masyarakat dalam mencari cara untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

Alih-alih membangun kemandirian, bantuan semacam itu kadang membuat masyarakat terlalu bergantung pada bantuan dari pemerintah.

"Oleh karena itu, Bapperida mengusulkan pendekatan baru yang lebih berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Inti dari usulan ini adalah pemberian pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar di Palangka Raya. Pelatihan ini diharapkan bisa memberika warga keterampilan praktis yang bisa digunakan untuk mencari pekerjaan atau memulai usaha sendiri," jelasnya, Senin, 29 Desember 2025.

Selain pelatihan keterampilan, pendekatan baru tersebut juga akan didukung dengan pemberian modal usaha. Modal ini bisa berupa bantuan barang atau dana yang cukup untuk memulai usaha skala kecil. Dengan kombinasi keterampilan dan modal, masyarakat diharapkannya bisa membangun usaha sendiri dan benar-benar mandiri tanpa perlu bergantung pada bantuan sosial terus-menerus.

Fauzi Rahman menjelaskan bahwa usulan ini sedang dalam tahap perencanaan lebih lanjut. Bapperida akan bekerja sama dengan berbagai instansi terkait dan lembaga swasta untuk menentukan jenis pelatihan yang paling relevan dan memastikan modal usaha diberikan kepada pihak yang berhak dan siap memanfaatkannya dengan baik.

"Kemandirian masyarakat diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masing-masing keluarga, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kota secara keseluruhan. Bapperida mengimbau dukungan dari semua pihak agar usulan ini bisa terealisasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Palangka Raya," pungkasnya. (MARINI/R)