PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Rusdiansyah, menegaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Palangka Raya menjadi momentum penting bagi perkembangan lembaga adat di kota.

Acara yang diadakan untuk memilih pengurus baru dan menyusun program kerja masa depan diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi peran adat dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan lokal.

Menurut Rusdiansyah, peran lembaga adat di Palangka Raya tidak hanya sebatas memelihara budaya dan tradisi Dayak. Lebih jauh dari itu, DAD berperan sebagai perekat persatuan di tengah keragaman masyarakat kota. Dengan nilai-nilai adat yang mengedepankan gotong-royong dan saling menghargai, lembaga adat mampu menjaga kebersamaan antar warga dari berbagai latar belakang.

Selain sebagai perekat persatuan, Rusdiansyah juga menekankan bahwa DAD harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

Pemerintah membutuhkan dukungan lembaga adat dalam menjalankan program pembangunan, terutama yang terkait dengan kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penegakan keadilan sosial. 

"Kerjasama yang erat antara pemerintah dan adat diharapkan bisa membuat program pembangunan lebih tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat," harapnya, Senin, 29 Desember 2025.

Musda III DAD yang baru saja diadakan telah menyusun program kerja yang terfokus pada pemberdayaan lembaga adat dan peningkatan kerjasama dengan pemerintah.

Di antara programnya adalah pelatihan untuk pengurus DAD agar lebih memahami peran dan fungsi lembaga adat di era modern, serta pendampingan terhadap masyarakat dalam memelihara budaya dan lingkungan berdasarkan nilai-nilai adat.

Rusdiansyah menjelaskan bahwa DPRD Kota Palangka Raya akan terus mendukung peran DAD sebagai lembaga yang berperan penting di kota. DPRD akan berusaha memastikan bahwa kebutuhan dan aspirasi lembaga adat tercermin dalam peraturan daerah dan alokasi anggaran.

Selain itu, DPRD juga akan memfasilitasi pertemuan antara pemerintah dan DAD untuk mendiskusikan berbagai masalah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Momentum Musda III DAD diharapkannya bisa menjadi awal baru bagi perkuatan peran lembaga adat di Palangka Raya. Dengan pengurus baru yang berkompeten dan program kerja yang jelas, DAD diharapkan bisa lebih efektif dalam menjalankan tugasnya sebagai perekat persatuan dan mitra strategis pemerintah. 

"Hal ini diharapkan akan berkontribusi pada pembangunan kota yang merata, damai, dan penuh rasa hormat terhadap budaya lokal," tutupnya. (MARINI/R)