PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya -  Anggota DPRD Palangka Raya Tantawi Jauhari berharap komoditas sayur mayur yang menjadi salah satu makanan pokok yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat jangan sampai ikut terjebak dalam tren inflasi yang bisa menambah beban ekonomi warga.

"Tidak boleh sampai harga kangkung dan sayuran lain melambung tinggi hanya karena musim akhir tahun. Banyak keluarga yang bergantung pada komoditas ini untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari. Jika harganya naik, itu langsung berdampak pada pengeluaran bulanan mereka," ungkap Tantawi, Senin, 29 Desember 2025.

Ia menambahkan bahwa stabilitas harga sayuran adalah bagian dari keberhasilan pelayanan publik yang harus diperhatikan oleh pemerintah.

Tantawi juga mengusulkan beberapa langkah konkret untuk mencegah kenaikan harga sayuran. Di antaranya adalah memperkuat sistem distribusi dari petani ke pasar, mengoptimalkan pasar rakyat sebagai tempat jual beli dengan harga terjangkau, dan memberikan dukungan kepada petani untuk meningkatkan produktivitas.

Ia juga meminta Pemerintah Kota (Pemko) untuk melakukan pemantauan rutin terhadap harga di pasar-pasar sepanjang kota. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk pengawasan agar potensi lonjakan harga dapat segera diantisipasi.

"Kita harus memastikan warga bisa menikmati akhir tahun dengan tenang, tanpa khawatir harga sayuran sehari-hari melambung," tegasnya. (MARINI/j)