PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Kalteng, Erwan Suryono, menyebut kredit konsumtif masih mendominasi penyaluran bank umum di Kalimantan Tengah. Nilainya mencapai Rp20,90 triliun atau 39,38 persen dari total kredit.

“Rumah tangga menjadi sektor terbesar penerima kredit dengan porsi hampir 39 persen. Ini menunjukkan kebutuhan konsumsi masyarakat masih tinggi,” kata Erwan pada Selasa, 30 Desember 2025.

Selain rumah tangga, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan juga menyerap kredit cukup besar, yakni Rp15,77 triliun atau 29,71 persen.

“Sektor ini penting karena menopang ekonomi daerah,” jelasnya.

Namun, sektor industri pengolahan masih rendah serapan kreditnya, hanya Rp1,19 triliun.

“Kami melihat perlu dorongan agar industri pengolahan bisa tumbuh lebih cepat,” katanya.

Erwan menambahkan, aktivitas jasa lainnya dan sektor keuangan serta asuransi juga mulai tumbuh meski porsinya kecil.

“Tren positif tetap terlihat, meski kontribusinya belum besar,” ujarnya.

Ia menegaskan, OJK Kalteng akan terus mendorong penyaluran kredit ke sektor produktif.

“Kami ingin keseimbangan antara konsumtif dan produktif agar ekonomi daerah lebih berkelanjutan,” tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)