PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta mengantisipasi potensi gangguan kamtib di akhir tahun, Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya telah melaksanakan razia blok hunian.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya Hani Anggraeni bersama jajaran.

Razia dilaksanakan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Meskipun pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, pihak Lapas tetap mengedepankan sikap humanis dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. Hal ini bertujuan untuk memastikan kegiatan razia berjalan sesuai aturan tanpa melanggar hak-hak WBP.

Kepala Lapas Hani Anggraeni menegaskan bahwa kegiatan razia ini merupakan bentuk komitmen nyata jajaran Lapas dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya menjelang pergantian tahun.

"Selain itu, razia juga menjadi sarana penegakan disiplin dan penguatan kesadaran WBP untuk menaati seluruh peraturan yang berlaku," katanya, Selasa, 30 Desember 2025.

Razia blok hunian berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya gangguan apapun. Adapun barang-barang yang berhasil ditemukan dan diamankan antara lain paku, peniti, penjepit rambut, dan tali. Seluruh barang hasil temuan selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan razia ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya tetap terjaga dengan baik hingga akhir tahun dan seterusnya.

"Kami selaku pihak Lapas juga berkomitmen untuk terus melakukan upaya preventif agar lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif untuk proses binaan," pungkasnya. (PATHUR/H)