BORNEONEWS, Palangka Raya - Transportasi laut di Kalimantan Tengah mencatat pertumbuhan menggembirakan pada triwulan IV tahun 2025. Frekuensi kunjungan kapal naik 16,15 persen terakhir yang dicatat BPS Kalteng yaitu pada Oktober 2025.
Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, menyebut peningkatan ini sebagai bukti peran vital jalur laut dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
“Jumlah kunjungan kapal naik dari 873 menjadi 1.014. Sejalan dengan itu, penumpang kapal juga bertambah 3,76 persen,” kata Agnes pada Selasa, 30 Desember 2025.
Penumpang datang mengalami kenaikan lebih tinggi, mencapai 10,64 persen. Hal ini menunjukkan arus kedatangan lebih dominan dibanding keberangkatan.
Dari sisi barang, arus bongkar muat melonjak 7,51 persen, dengan total volume mencapai 2,55 juta ton.
“Kenaikan terbesar terjadi pada bongkar barang yang naik 22 persen,” kata Agnes.
Ia menambahkan, pelabuhan Kumai dan Sampit masih menjadi tulang punggung angkutan laut di Kalteng, baik untuk penumpang maupun barang.
“Transportasi laut tetap vital, apalagi untuk distribusi barang dalam skala besar,” tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)









